Mengikuti perhelatan semacam konferensi, kongres, muktamar atau sejenisnya, tampaknya bagai menuju medan perang. Pasalnya, punya konsep bagus dan brilian saja tak cukup, melainkan juga harus didukung fisik yang prima.
Demikian pula yang dialami para peserta Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah, di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kabupaten Brebes, sejak Jumat (11/7) kemarin.<>
Hingga Sabtu (12/7) atau hari kedua penyelenggaraan hajatan forum lima tahunan itu, sedikitnya ada 41 peserta yang jatuh sakit. "Hari pertama, kami menangani 15 pasien. Sedangkan hari kedua ada 26 peserta yang jatuh sakit," ungkap Slamet Wijaya, salah satu tim medis yang disiapkan panitia, kepada NU Online.
Tapi, lanjut Slamet, sebagian besar peserta hanya mengalami kecapaian akibat menempuh perjalanan jauh. "Ada juga yang diare karena pola makan yang berbeda dan masuk angin," paparnya.
Ahmad, peserta utusan Pengurus Cabang NU Demak, misalnya, mengeluh capai dan batuk-batuk kecil. "Lebih baik saya periksa, ketimbang mbrabah (tambah parah sakitnya)," ucapnya.
Ketua Panitia Lokal, H Solakhudin Masruri Mughni mengungkapkan, petugas kesehatan ditangani Akademi Keperawatan (Akper) Al-Hikmah 2. "Kami menerjunkan 4 dokter dan 8 perawat," ungkap Gus Sholah, panggilan akrabnya.
"Tenaga kesehatan itu, standby (siaga) 24 jam penuh yang tugasnya bergilir," tandasnya. (was)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua