Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melalui Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), membentuk organisasi pelestarian lingkungan, yakni Laskar Hijau. Organisasi itu berisi sekelompok pemuda yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, termasuk keberlangsungan ekosistem perairan Indonesia.
Salah satu program perdananya adalah Ekspedisi Maritim Angke-Ciliwung 2009. Program itu diluncurkan di Jakarta, Ahad (28/6) pagi, yang ditandai dengan pelepasan 100 relawan Laskar Hijau beserta 10 buah perahu oleh Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Eman Hermawan. Kegiatan dilanjutkan dengan dengan bersih-bersih pantai Muara Angke.<>
Ekspedisi Maritim Angke-Ciliwung 2009, dimulai dari pantai Muara Angke, Jakarta Utara, lalu masuk ke Sungai Ciliwung melalui hilirnya yaitu Kali Adem. Dilanjutkan secara bertahap hingga ke hulu Sungai Ciliwung di Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan itu juga bertujuan mengajak masyarakat nelayan dan warga bantaran Sungai Ciliwung untuk terus meningkatkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.
Aksi para Laskar Hijau itu dirangkai dengan program pemenangan Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 satu putaran untuk pasangan capres dan cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Mereka membagikan atribut kampanye SBY-Boediono kepada warga kampung nelayan Muara Angke serta warga bantaran sungai Ciliwung.
Panglima Laskar Hijau, Zainul Munasihin, menjelaskan, dua pertiga wilayah Indonesia adalah laut, sepertiganya barulah daratan. Tak heran jika Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan ribuan pulau besar dan kecil, yang kaya raya dengan potensi laut serta kebudayaan masyarakat pesisir yang cukup khas dan unik membentang dari Aceh hingga ke Papua.
"Sejarah juga mencatat kerajaan-kerajaan Musantara pernah mengalami puncak keemasannya berkat penguasaan mereka terhadap laut, selat, sungai dan perairan Nusantara lainnya. Kami terinspirasi dari semangat maritim nenek moyang tersebut," terang Zainul yang juga Ketua DKN Garda Bangsa.
Mengenai aksi dukungannya pada pasangan SBY-Boediono, Zainul mengatakan, Presiden SBY telah terbukti mampu menjaga keutuhan perairan Indonesia. Sebab, hingga kini kedaulatan NKRI masih utuh. "Dan, ekspedisi ini kita hadiahkan kepada SBY-Boediono atas prestasinya," tandasnya.
Menurut Zainul, bukti lain prestasi SBY adalah dijadikannya Indonesia sebagai tuan rumah konferensi tingkat tinggi tentang perubahan cuaca (global warming). Terakhir, konferensi internasional penyelamatan terumbu karang.
"Hal ini menujukan bahwa Indonesia dipercaya untuk melestarikan kekayaan maritim untuk kesejahteraan bangsa," pungkas Zainul. (rif)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
4
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
5
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua