Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengadakan acara Simposium Nasional di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (11/11) besok.
Simposium tersebut akan membahas bebebrapa agenda "kemandirian dan kedaulatan bangsa". Lalu acara akan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang diikuti seluruh ketua DPW PKB se-Indonesia.<>
Direktur Eksekutif Lembaga Pemenang Pemilu Partai Kebangkitan Bangsa Abd. Kadir Karding mengatakan, simposium tersebut yang akan membahas 13 agenda kemandirian dan kedaulatan bangsa.
”Sebagai komponen Bangsa, PKB memiliki peran yang strategis untuk berperan aktif mewujudkan cita-cita bangsa. Saat inilah momentum yang tepat untuk kembali mengarahkan visi dan misi bangsa ini menuju yang lebih baik,” ungkap Karding di Jakarta, Jum’at (7/11).
Simposium akan dihadiri seluruh pengurus DPP PKB, para caleg DPR RI, DPRD Provinsi , pengurus DPW PKB se-Indonesia, Pengurus Besar NU, pemerintah dan badan organisasi masyarakat.
“Bersama-sama kita akan kaji dan diskusikan agar 13 Agenda ini terlaksana dan mampu melahirkan program-program yang strategis dan kami yakin ini akan mendapat respon baik dan berbagai kalangan dan lapisan masyarakat,” ungkap Karding.
Rencananya simposium akan menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai nara sumber utama yang akan membawakan materi kunci.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB A Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin dipastikan akan membuka acara simposium dan menyampaikan orasi politik bertemakan “Kebangkitan di Tengah Pergolakan Politik Ekonomi Dunia.” (nam)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
4
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
5
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
6
‘Gak Srawung Gak Ditulung’: Etika Bertetangga di Zaman Serba Sibuk
Terkini
Lihat Semua