Jakarta, NU Online
Ketua Umum PB PMII Malik Haramain mengungkapkan bahwa PMII menolak adanya kenaikan harga BBM yang mulai diberlakukan per 1 maret 2005 karena tidak sesuai dengan visi politik, visi ekonomi dan janji politik SBY yang akan membangun sebuah masyarakat sejahtera.
“Kenaikan ini membuat masyarakat semakin sulit karena efek domino dari kenaikan BBM akan menaikkan harga sembako lainnya,” tandasnya seusai melantik PC PMII Jakarta Timur 2005 – 2006 di Gedung GP Ansor, Selasa.
<>Janji pemerintah untuk memberikan dana kompensasi belum bisa dibuktikan karena berdasarkan pengalaman terdahulu, dana kompensasi tersebut gagal dan tidak sampai ke publik.
“Bagi PMII kalaupun pemerintah tetap ngotot menaikkan harga BBM, maka yang harus dikawal oleh gerakan mahasiswa adalah mengawasi, mengamati dan mengontrol, sehingga bisa maksimal dan optimal kepada masyarakat. Kalau taidak, berarti dosanya pemerintah dua kali, yaitu menaikan BBM dan dana kompensasinya tidak sampai ke masyarakat,” tandasnya.
PB PMII dalam hal ini mempersilahkan seluruh anggotanya diberbagai universitas untuk menunjukkan sikap penolakan kenaikan BBM dalam berbagai bentuk. “Silahkan lewat unjuk rasa, aksi, tulisan dan lainnya sesuai dengan kebutuhan dan karakter di masing-masing daerah,” imbuhnya.
Staff pengajar kajian timur tengah di Universitas Indonesia ini berpendapat seharusnya pemerintah bisa mencari dana alternatif lainnya seperti menarik dana yang dibawa lari oleh para koruptor dan memotong jalur birokrasi yang panjang di Pertamina.
Alasan bahwa harga BBM di Indonesia termurah di dunia juga tidak dapat digunakan untuk menaikkan harga BBM. Memang harga di Indonesia paling murah, akan tetapi karena Gross National Product (GNP) Indonesia rendah, tentu saja daya belinya juga rendah.(mkf)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Hakim Tolak Praperadilan Gus Yaqut soal Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji
6
Sambut 10 Hari Terakhir Ramadhan, Berikut 3 Niat Itikaf di Masjid
Terkini
Lihat Semua