Pengurus Pusat Maarif NU dan Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) segera memiliki kantor baru yang megah, karena kantor lama yang saat ini berlokasi di Jl. Taman Amir Hamzah No 5 Jakarta Pusat segera dibongkar dan diganti bangunan baru berlantai empat.
Pencanganan pembangunan kantor baru ini dilakukan Jum’at malam yang diisi dengan doa bersama dan sekaligus tahlilan bagi korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.<>
Wakil ketua pembangunan gedung Muhsin Ibnu Juhan menjelaskan saat ini sudah disiapkan dana awal sebesar 5 milyar yang merupakan kontribusi dari PBNU sebesar 2 milyar, Maarif NU dan LKKNU masing-masing 1.5 Milyar.
Tak hanya buat kegiatan NU, lantai dasar gedung ini setiap hari Jum’at akan dimanfaatkan untuk menampuh jamaah di masjid Matraman yang membludak dan terpaksa menjalankan sholat Jum’at di jalanan. Gedung ini akan memiliki fungsi sebagai sarana pengembangan sosial keagamaan di wilayah tersebut.
Untuk tahap awal, dibangun dua lantai dahulu karena Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diperolehnya baru dua lantai.
“Ini untuk mengejar target pembangunan karena kalau kita meminta perubahan, waktunya lama, nanti saat pembangunan sudah berjalan, kita akan mengajukan perubahan,” tandasnya.
Sebelumnya pembangunan ini direncanakan dilakukan secara swakelola atau ditangani sendiri. Tetapi akhirnya diputuskan diserahkan pada kontraktor agar cepat selesai dan jika ada kekurangan dana, bisa meminjam terlebih dahulu.
Hadir dalam acara tersebut KH Hasyim Muzadi, KH Saifuddin Amsir, Dr Endang Turmudi, Dr Andi Jamaro Dulung, Slamet Effendy Jusuf, para aktifis NU dan masyarakat sekitar. (mkf)
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
4
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua