PPP Desak Pemerintah Segera Terbitkan SKB Ahmadiyah
NU Online · Sabtu, 10 Mei 2008 | 08:23 WIB
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali mendesak pemerintah segera menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga mentri mengenai penghentian aktivitas Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Suryadharma Ali dalam pidato pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Fraksi PPP se-Indonesia di Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Jakarta, Sabtu (10/5).<>
"PPP mendorong pemerintah untuk tidak ragu-ragu mengeluarkan SKB tentang jamaah Ahmadiyah. PPP yakin, keluarnya SKB merupakan penyelesain integral terhadap JAI dan kelompok sempalan lain," kata Suryadharma.
Menurutnya, kemerdekaan beragama bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kemerdekaan menurut aturan main yang disepakati bersama di dalam agama yang bersangkutan.
Namun, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah itu meminta masyarakat tidak menggunakan cara kekerasan dalam menghadapi jamaah Ahmadiyah. "Yang kita tantang habis adalah ajaran Ahmadaiyah, bukan orang atau harta benda, dan fasilitas mereka. Perlu diselesaikan dengan kepala dingin, menjauhi tindakan anarkis," pungkasnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Internatioanl Center for Islam and Pluralism (ICIP), Syafi'i Anwar, menyatakan tekanan untuk membubarkan Ahmadiyah dinilai justru menjadi pemicu terjadinya kekerasan.
Ia rencana penerbitan SKB Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Kejaksaan Agung untuk membubarkan Ahmadiyah. "Karena itu (keyakinan JAI) hak konstitusi kebebasan beragama," katanya.
Syafi'i mencontohkan kekerasan pengaruh tekanan pembubaran JAI, yakni masyarakat penganut Ahmadiyah di Lombok sampai sekarang masih tinggal di tempa-tempat pengungsian. Selain itu, masjid di daerah Sukabumi dibakar massa. (okz/rif)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua