Kebijakan Mabes Polri mengawasi dakwah yang dikhawatirkan menjadi bibit terorisme terus menuai kritik. Anggota DPR dari Fraksi PPP, Lukman Hakiem, menilai langkah polisi tersebut keliru.
Lukman mengkhawatirkan, pengawasan macam ini akan meluas tidak hanya di bidang dakwah, Namun juga akan melebar ke sektor-sektor lain, misalnya pers dan penyiaran.<>
Menurut Lukman, bila langkah polisi terang-terangan mengawasi dakwah, maka ini sudah kembali seperti era Orde Baru. Apalagi, sekarang sudah masuk di Bulan Ramadhan.
''Ini anggapan yang sangat keliru, serta kebijakan sesat dan tidak beralasan. Karena itu harus ditolak!,'' ujar Lukman di Jakarta, Ahad (23/8) siang.
Lebih lanjut, Lukman menjelaskan, Islam adalah rahmat bagi umat. Islam juga pelopor humanisme sejak awalnya. Dengan mengawasi dakwah, berarti polisi seakan-akan mengklaim ajaran Islam adalah ajaran teroris yang harus diawasi. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
5
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
6
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
Terkini
Lihat Semua