Bintan, NU Online
Saat ini jumlah guru agama yang mengajar bidang studi agama Islam ada 214 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 186 berstatus PNS, sedangkan 28 orang merupakan guru honor atau Guru Tidak tetap (GTT).
Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (Pendis) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri Erman Zaruddin mengatakan, jumlah guru agama yang mengajar di sekolah Kabupaten Bintan sudah mencukupi.<>
Idealnya, kata dia, setiap sekolah harus ada satu orang guru agama yang mengajar, sehingga guru tersebut tidak rangkap memberikan mata pelajaran lain.
"Bila diperhitungkan dari jumlah sekolah yang ada, kita tidak kekurangan guru agama Islam. Namun menyangkut dengan masalah penyebaran guru, saat ini belum merata, terutama di daerah terpencil," kata Erman, Jum'at (2/12).
Ke depan, lanjutnya, Kanwil Kemenag akan memfungsikan guru agama yang benar-benar memiliki kualitas dan siap untuk ditempakan di daerah pelosok.
"Saat ini penduduk muslim di Kepri yang bersekolah di sekolah umum sebanyak 80%, sedangkan 20% lagi atau sisanya bersekolah di madrasah. Sementara, jumlah jam pelajaran di sekolah yang mengajar mata pelajaran agama Islam sangat minim, yaitu dua jam per minggu," papar Erman.
Terkait dengan minimnya jumlah jam pelajaran agam di sekolah, Erman mengatakan bahwa tidak mungkin jam pelajaran agama ditambah. Namun kata dia, yang paling efektif adalah memfungsikan pendidikan agama di luar sekolah, seperti adanya madrasah atau Madrasah Diniyah Awaliyah dan pendidikan agama lainnya.
"Kalau ini dapat difungsikan dengan baik, maka pendidikan agama Islam yang diajarkan sudah mencukupi dari sekolah," ujarnya.
Redaktur : syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 2 Nikmat Allah yang Sering dilupakan
2
Khutbah Jumat: Memahami 4 Tingkatkan Rezeki
3
Khutbah Jumat: Jika Bisa Dibuat Mudah, Kenapa Dipersulit?
4
Insentif Guru dan Tendik Non-ASN Madrasah 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
5
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
6
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
Terkini
Lihat Semua