Remaja Diimbau Tak Mudah Terprovokasi "Jalan Pintas ke Surga"
NU Online · Jumat, 14 Agustus 2009 | 07:10 WIB
Para remaja diimbau untuk tidak mudah terprovokasi untuk mencari jalan menuju surga secara pintas yang memang merupakan idaman seluruh umat Islam.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sumatera Utara, Abdullah Syah, di Medan, Jumat, mengatakan, dalam menjalankan ketaatan dalam menunaikan ajaran-ajaran agama Islam sesuai yang diperintahkan agama, harus sesuai tuntunan yang sebenarnya.<>
Hal tersebut penting untuk diperhatikan, agar mereka tidak terjerumus pada paham-paham yang menyesatkan remaja dengan berbagai iming-iming surga dengan cara yang sesat.
Menurut Abdullah, remaja disarankan untuk banyak belajar ilmu agama secara serius, agar dengan pengetahuan agama yang baik tersebut tidak mudah terpengaruhi oleh paham-paham aliran sesat.
Permasalahan masuk surga atau tidak, lebih baik diserahkan kepada Tuhan. Ganjaran masuk surga pasti diberikan kepada hamba-Nya yang benar-benar taat menjalankan perinta Tuhan.
Untuk itu, para remaja harus menuntut ilmu agama dari seorang yang memang memiliki ilmu agama dan pemahaman Islam yang baik.
Upaya tersebut penting dilakukan, agar para remaja tidak mudah terpengaruhi dengan ide-ide liar dari pihak menyesatkan, termasuk provokasi untuk melakukan bom bunuh diri agar cepat masuk surga.
Dekan Psikologi Universitas Medan Area, Irna Minauli,M.Psi mengataan, kecenderungan remaja yang memiliki idealis yang tinggi sangat berpotensi menjadi "target" perekrutan anggota baru untuk menjadi bagian dari golongan teroris.
Hali itu disebabkan faktor "sense of belonging" mereka yang sangat tinggi terhadap sebuah golongan tertentu yang mereka masuki.
Selain itu, keinginan menjadi pahlawan di golongan tertentu menjadi pendorong mereka untuk melakukan apa saja sesuai paham yang ditanamkan di golongan tersebut. Untuk itu, remaja perlu berdiskusi dengan banyak pihak dan sudut pandang yang berbeda, agar pemikiran mereka lebih luas dan tidak melihat dari satu sudut pandang hitam atau putih. (ant/mss)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua