Said Aqil Akan Lanjutkan Internasionalisasi Aswaja NU
NU Online · Ahad, 28 Maret 2010 | 12:26 WIB
Program internasionalisasi ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) NU akan tetap dilanjutkan oleh Ketua Umum PBNU terpilih hasil Muktamar ke-32 DR KH Said Aqil Siradj. Pasalnya, NU sudah go internasional sejak kepemimpinan Gus Dur yang dilanjutkan Hasyim Muzadi dengan ICIS.
“Kami akan lanjutkan program internasionalisasi NU,” terangnya dalam jumpa pers usai pemilihan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu (27/3). r />
Internasionalisasi ini, lanjutnya, sebagai upaya kongkret melepas kesan negatif terhadap Islam. Islam di dunia internasional masih sering dipahami sebagai teroris. Sehingga perlu sosialisasi yang intens, agar tidak terjadi salah tafsir.
Dia juga menjamin, kalau pesantren-pesantren NU yang berjumlah 14 ribu itu bukanlah sarang teroris. “Saya jamin, dari 14 ribu pesantren NU bukan sarang teroris,” tandasnya.
Berangkat dari semangat pesantren yang didalamnya penuh keanekaragaman pembelajaran yang menyangkut ahlaq, budaya, kemandirian, hukum dan lain-lain diyakini akan memantapkan kekuatan NU. “Namun demikian, perlu adanya revitalisasi pesantren,” tekadnya.
Lewat program kembali ke Pesantren, dia akan mengaktualisasikan kitab-kitab kuning pada kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. Sehingga nilai-nilai jatidiri NU akan menguat. Apalagi sekarang NU dan bangsa Indonesia dihadapkan pada paham-paham Islam radikal dan teroris. (was)
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
6
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
Terkini
Lihat Semua