Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama H Saifullah Yusuf mulai mewacanakan pergantian Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia mengaku kecewa dengan keterlibatan Ketua Umum PBNU dalam pemilihan presiden (Pilpres) 8 Juli lalu.
Hal ini disampaikannya kepada wartawan usai menghadiri acara Dialog Pesantren se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang, Sabtu (11/7).<>
Menurut Saiful, perlu dilakukan kembali gerakan pemurnian kembali khittah NU. Dikatakannya, tindakan yang dilakukan pengurus NU dengan mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah menyalahi khitah NU.
Wakil Gubernur Jawa Timur itu mengusulkan agar dalam muktamar NU yang digelar Januari tahun depan di Sulawesi Selatan dimunculkan figur baru.
"Sehingga bisa melakukan gerakan permurnian kembali ke jalur Nahdliyin seperti awal-awal didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari," kata Saiful seperti dikutip situs beritajatim.com.
Menurutnya, sikap sejumlah pengurus pusat NU yang terlibat dalam politik praktis alias pemilihan presiden (Pilpres) membuat citra NU kurang baik. (nam)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua