Sekolah Agama di Inggris Miliki Kualitas Lebih Baik
NU Online · Ahad, 16 Januari 2005 | 02:16 WIB
Leeds, NU Online
Berdasarkan penelitian di Inggris, sekolah yang memiliki keterkaitan dengan agama memiliki prestasi yang lebih baik dibandingkan dengan sekolah pemerintah atau sekolah biasa. Diantara sekolah agama tersebut sekolah Islam dan Shink memiliki prestasi paling baik diantara sekolah-sekolah agama yang lainnya.
Hal tersebut dikemukakan oleh Jon Posser dalam kuliahnya dihadapan kyai muda NU yang sedang mengikuti training manajemen pesantren di Inggris. Ia berpendapat bahwa sekolah-sekolah agama tersebut memiliki disiplin yang lebih baik dibandingkan dengan sekolah biasa.
<>Disiplin tersebut ditanamkan sebagai bagian dari ajaran moral yang merupakan bagian integral dari ajaran agama dan harus dilaksanakan dengan baik. Ini secara tidak langsung mempengaruhi perilaku mereka dalam proses belajar mengajar.
“Penilaian yang diberikan didasarkan pada materi yang diberikan, dan tidak memperhitungkan faktor lainnya seperti nilai-nilai agama, moral, dan lainnya,” tandasnya. Ini adalah penilaian yang obyektif karena standar penilaian antara satu sekolah dengan sekolah yang lainnya sama.
Menceritakan keadaan di Indonesia, para peserta mengemukakan bahwa sekolah-sekolah agama atau pesantren di Indonesia menghadapi berbagai permasalahan dan secara umum kondisinya lebih buruk dibandingkan sekolah yang dikelola oleh pemerintah. Banyak lulusan pesantren atau madrasah yang kalah bersaing dengan sekolah umum ketika memasuki dunia kerja.
Di Indonesia, pendidikan agama dan pesantren dikelola oleh departemen agama sedangkan sekolah umum dikelola oleh departemen pendidikan. Perbedaan anggaran yang dimiliki oleh kedua departemen tersebut juga menyebabkan kualitas yang dimiliki oleh sekolah-sekolah berbasis agama berbeda dengan sekolah umum.Pesantren di Indonesia juga memiliki anggaran yang terbatas dan tidak mendapat dukungan pemerintah secara langsung.
Kondisi pesantren dan madrasah jauh berbeda dengan sekolah agama yang dimiliki oleh kalangan Katolik. Secara umum sekolah-sekolah tersebut memiliki kualitas yang memadai dan menghasilkan lulusan yang baik. Banyak diantara siswa mereka yang menjuarai berbagai lomba ilmiah.
Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pesantren itu didiskusikan secara mendalam dan komprehensif sehingga diharapkan ditemukan akar dari permasalahan dan ditemukan solusinya secara tepat.(mkf)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua