Sekolah Maarif Makkah akan Jadi Sekolah Indonesia Makkah
NU Online · Jumat, 17 Juni 2011 | 06:50 WIB
Jakarta, NU Online
Sekolah Maarif yang dikelola oleh warga NU yang ada di Makkah yang selama ini melayani pendidikan bagi putra-putri WNI yang tinggal di Saudi Arabia statusnya akan berubah menjadi Sekolah Indonesia Makkah (SIM).
Dengan status tersebut, maka SIM akan menjadi sekolah yang mandiri dan mengikuti kurikulum Indonesia. Sebelumnya, sekolah yang didirikan pada tahun 2000 ini bekerja sama dengan yayasan Al Aljal Internasional. Pendidikan yang dikelolanya mulai dari tingkat TK-SMA.
<>
“Dulu statusnya sama dengan sekolah pemerintah Saudi Arabia, sekarang menjadi sekoah yang mandiri, mandiri dalam semua aspek,” kata Hanief Saha Ghofur, wakil sekjen PBNU yang membidangi masalah pendidika, Kamis (16/6).
Ia berharap PCI NU Saudi Arabia mampu terus mengembangkan pendidikan ini dan menjadikan sekolah yang dikelolanya bukan hanya diperuntukkan kepada WNI, tetapi menjadi kelas internasional yang menampung murid dari berbagai negara. Dengan strategi tersebut, terbuka kemungkinan untuk melakukan sistem pendidikan subsidi silang dari kelompok orang kaya kepada yang tidak mampu, khususnya keluarga TKI/TKW yang tinggal disana.
Selain itu, ia juga bermimpi agar NU memiliki sekolah di Madinah, sebagai salah satu pusat kunjungan umat Islam dunia.
Penulis: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Tunda Amal Baik
2
Khutbah Jumat: Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
3
Gus Ipul: Mekanisme Pemilihan Ketua Tanfidziyah Lewat AHWA Otomatis sampai Ranting
4
Turut Berkhidmah di Muktamar, Banser Supangat Wafat; Ketum Ansor Janji Tanggung Pendidikan Anaknya hingga Perguruan Tinggi
5
Bitcoin dalam Perspektif Fiqih: Harta, Alat Tukar, dan Hukum Transaksinya Sesuai Hasil Muktamar Ke-35 NU
6
Gus Ipul Sebut Dua Kesuksesan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Terkini
Lihat Semua