Sektor Ekonomi Perlu Mendapatkan Prioritas
NU Online · Rabu, 1 Juli 2009 | 08:19 WIB
Nahdlatul Ulama (NU) sudah waktunya melirik sektor ekonomi sebagai prioritas. Demikian disampaikan tokoh NU Kabupaten Bogor KH Mad Rodja Sukarta di sela-sela mengikuti Muskerwil II PWNU Jawa Barat di Pondok Pesantren Azzainiyyah, Sukabumi, Rabu (1/7). Muskerwil diselenggarakan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-32 NU di Makkasar pada Januari tahun depan.
Menurut pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung Bogor ini, dengan penguatan sektor ekonomi, NU akan makin berdaya dalam memberdayakan umatnya.<>
“Kita tidak mungkin bisa memberdayakan umat kalau kita sendiri lemah. Karena itu, NU harus memperkuat diri untuk memberdayakan warga Nahdliyyin. Sektor ekonomi merupakan pilihan prioritas yang tidak mungkin dikesampingkan,” terang Rodja.
Dikatakan Rodja, saat ini globalisasi berlangsung begitu cepat. NU harus menyadari dinamika yang sedang berlangsung, agar tidak tenggelam atau hanyut dalama arus perubahan. Globalisasi di bidang ekonomi berlangsung dengan cepat, yang ditunjukkan dengan semakin menguatnya arus kapitalisme di sektor ekonomi dan derasnya laju ekonomi kota.
“Perkembangan sektor ekonomi perlu diperhatikan dengan cermat. NU harus melakukan sesuatu, guna menumbuhkan kemandirian umatdi bidang ekonomi,” papar mantan aktivis PMII ini.
Rodja melihat dengan melimpahnya institusi pesantren yang dikelola warga NU, hal tersebut merupakan potensi besar yang dapat dimanfaatkan dalam memperkuat ekonomi NU. Potensi ini perlu segera digarap, pasalnya saat ini penetrasi kaptialisme yang ditandai dengan kekuatan modal pasar mulai merambah ke desa dan pesantren.
“Saat ini arus modal semakin deras masuk ke desa, bahkan pesantren yang semakin membuat rakyat sulit bersaing. NU harus melakukan upaya dalam memptoteksi kepentingan ekonomi umat,” harapnya. (hir)
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua