Jakarta, NU Online
Sehubungan dengan semakin dekatnya kaum Muslimin memasuki bulan suci Ramadhan 1425 H. PBNU menyerukan kepada seluruh warga NU dimana saja berada untuk menyambut dan mensyi’arkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut.
1. Awal puasa Ramadhan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, PBNU selalu memberikan ikhbar setelah terlebih dahulu melaksanakan rukyatul hilal bil fi’li yang dilakukan oleh Lajnah Falakiyah NU, di daerah-daerah lokasi rukyat yang telah ditentukan. Oleh karenanya semua warga NU agar tetap menjaga toleransi, kerukunan & ketertiban bermasyarakat apabila jika ternyata terdapat perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan & awal Syawal.
<>2. Kehadiaran bulan Ramadhan bagi umat Islam adalah sangat dinantikan dan kepergiarnnya ditangisi. Betapa tidak karena bulan Ramadhan datang membawa berkah yang luar biasa. Semua amal saleh dilipatgandakan pahalanya, do’a dikabulkan, kesalahan diampuni dan rezeki ditambah. Untuk itu kepada semua warga NU khususnya dan umat Islam pada umumnya untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keimanan, keyakinan, dan menjadikan bulan suci Ramadhan ini sebagai momentum kerohanian untuk mensucikan diri dan meningkatkan ketaqwaan dengan memperbanyak ibadah dengan membaca al Qur’an, dzikir, beramal kepada orang lain, dan bertaubat kepada allah SWT.
3. Bangsa Indonesia saat ini masih dalam posisi sulit berkaitan dengan berbagai persoalan yang belum kunjung usai,seperti melemahnya sendi kebangsaan & kenegaraan, terancamnya NKRI, merebaknya praktek-praktek korupsi & penyalahgunaan wewenang, pelanggaran moral, kriminalitas, dan sebagaimnya. Maka momentum Ramadhan diharapkan dapat dipergunakan untuk merefleksikan (menghisab) diri, bertaubat kepada Allah SWT, menyeru kebaikan kepada keluarga, lingkungan, dan memperbanyak kegiatan-kegiatan positif & kreatif yang dapat mendukung proses penyelesaian masalah-masalah bangsa.
Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga semua amal sholeh kita diterima.
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua