Jakarta, NU Online
Ketua DPR Agung Laksono mengatatakn, rapat konsultasi fraks-fraksi menghasilkan 5 opsi untuk dipilih dalam sidang paripurna, Senin (21/3) sekitar pukul 14.00.
Kelima opsi itu adalah, pertama, DPR menyerahkan pembahasan kenaikan harga bahan bakar minyak (BMM) kepada alat kelengkapan Dewan yakni Komisi Pertambangan dan Energi, Komisi Keuangan, dan Panitia Anggaran.
<>Opsi kedua, DPR menolak kenaikan harga BBM. Ketiga, DPR memahami keputusan pemerintah menaikkan harga BBM. Keempat, DPR menolak Peraturan Presiden No. 22/2005 tentang Kenaikan Harga BBM, dan meminta peninjauan melalui alat kelengkapan Dewan. Terakhir, kelima, DPR meminta Presiden meninjau melalui pembahasan APBN-Perubahan 2005.
"Opsi-opsi akan dipilih melalui voting secara terbuka," kata Agung seusai rapat konsutasi yang berakhir hampir tengah malam tadi di Gedung Nusantara II lantai 3, komplek MPR/DPR, Jakarta.
Menurut dia, voting akan dilakukan satu putaran, dengan pemungutan suara dimulai dari fraksi yang memiliki jumlah anggota paling banyak, yakni Fraksi Partai Golkar. Opsi yang meraih suara terbanyak, akan menjadi keputusan Dewan.
"Berapa pun jumlah suara terbanyak dari 550 orang anggota, itulah yang akan menjadi sikap Dewan secara institusi," ucapnya.
Menurut Agung, rapat berjalan lancar-lancara saja. Dia mengakui, banyak perdebatan yang muncul, namun berlangsung dalam suasana santai, dan tidak tegang. (ti/cih)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua