Sunatan Masal di Pesantren Probolinggo Diikuti Ayah 2 Anak
NU Online · Senin, 5 Juli 2010 | 11:57 WIB
Ada yang menarik saat Pondok Pesantren Syech Abdul Qodir Al-Jaelani, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo menggelar sunatan masal.
Pasalnya, peserta sunatan masal itu tak hanya berasal dari kalangan anak-anak, melainkan juga beberapa orang yang sudah dewasa. Bahkan ada salah satu peserta sunatan massal itu ada yang sudah mempunyai dua orang anak.<>
"Saya memang masih belum disunat," aku Karyadi (25), asal warga Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo itu seperti dikutip beritajatim.com, Senin (05/7).
Karyadi mengaku, sejak kecil hingga sekarang mempunyai dua orang anak, dirinya memang tidak menjalani sunat. Ia baru sadar minta disunat sejak dia masuk Islam beberapa bulan yang lalu. "Di rumah saya itu kan mayoritas agamanya Hindu. Jadi saya tidak tahu kalau di agama Islam harus disunat," katanya bercerita tanpa rasa malu.
Dalam gelar sunatan masal itu, tidak hanya Karyadi yang tergolong sudah berumur dewasa. Tetapi ada sebanyak 11 orang temannya yang belum juga disunat. Mereka adalah Sidik (18), Hermanto (12) Elis (15), Teguh (12), Eko (10), Kacung (18) Sugi (15), Rofi’I (8) dan Senito (27). "Mereka memang masih belum disunat karena termasuk orang mu’allaf," ujar salah seorang panitia.
Ketua Panitia sunatan masal, Supanut saat dikonfirmasi menjelaskan, sunatan masal yang diadakan di Pesantren Syech Abdul Qodir Al-Jaelani itu sebanyak 1.556 orang. "Sunatan masal ini digelar dalam rangka masa liburan anak sekolah. Mereka berasal dari Desa se-Kabupaten Probolinggo," kata Supanut yang juga Kepala Diknas Kabupaten Probolinggo itu. (sam)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
6
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
Terkini
Lihat Semua