Banda Aceh, NU Online
Penerapan syariat Islam di Tanah Rencong  dinilai bukanlah hal yang akan menghambat pengembangan pariwisata Aceh. Bahkan, ini justru memberi nilai lebih.Â
"Penerapan syariat Islam akan menjadi ciri menarik pariwisata Aceh yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia," ujar Kepala Bidang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Reza Fahlevi.<>
Penerapan syariat Islam akan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman dan damai. Selain itu, lanjut Reza, dalam syariat Islam di Aceh juga diterapkan kewajiban untuk bersikap ramah kepada tamu dimana itulah yang diharapkan wisatawan. Pengembangan pariwisata di Aceh tidak  bertentangan dengan syariat Islam maupun adat tradisi yang berlaku di Aceh.
Selama ini penerapan syariat Islam di Provinsi Aceh tidak mengurangi kunjungan wisatawan ke Serambi Mekah. Jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh sendiri mengalami peningkatan 15 persen dari 2010 ke 2011 yaitu 142.370 Â menjadi 163.703.Â
Dari peningkatan tersebut tercatat kunjungan wisatawan mancanegara justru meningkat tiga persen, kata Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Zainal Arifin. Diharapkan ke depan wisatawan domestik juga akan lebih banyak yang berlibur ke Aceh dan bukan hanya ke Banda Aceh serta Sabang tetapi juga ke wilayah lain di Tanah Rencong.
Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Gerhana Bulan Total Bakal Terlihat di Seluruh Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026, Dianjurkan Shalat Khusuf
2
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
3
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
4
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
5
Innalillahi, Ketum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua