Ulama: Pemerintah agar mengambil Keputusan dengan Imbang
NU Online · Kamis, 24 November 2011 | 09:17 WIB
Demak, NU Online
Baru-baru ini, Forum Komunikasi Ulama Umaro (FKUU) Kabupaten Demak menyelenggarakan silaturrahmi bersama bertempat dipendopo kabupoaten Demak. Acara tersebut dihadiri 400-an peserta yang terdiri dari para ulama dan pejabat pemerintahan serta muspida Demak.
Saat memberikan tausiyahnya KH Ghozali ikhsan mengingatkan agar dalam suasana apapun terutama saat mengambil kebijakan Bupati dan pejabat pemerintahan agar selalu berkoordinasi atau meminta masukan dari ulama, kiai dan rakyat agar nantinya kebijakannya pun berfihak pada kepentingan umat.<>
"Kalau Umaronya mendengar, rakyat senang. Keputusan diambil pun imbang antara kepentingan pemerntah dan rakyat,” tuturnya.
Ghozali yang juga Wakil Rais Syuriah PCNU Demak tersebut menambahkan kebersamaan antara ulama dan umaro, bisa langgeng jika masyarakatnya sejahtera.
“Betapa indahnya kebersamaan ini bisa langgeng, pak Bupati mendengar masukan para kiai. Kan nanti yang untung juga umat dan semua rakyat. walhasil kita semua merasakan indahnya kebersamaan membangun ekonomi umat," tambahnya.
Dalam sambutannya Bupati Demak H Tafta Zani meminta tausiyah, arahan, bimbingan serta masukan dari para kyai dan ulama. Bahkan diharap tidak segan-segan untuk memberikan kritik yang membangun jika dalam menjalankan roda pemerintahan menyimpang dari aturan yang ada.
"Kami mohon tausiyah, arahan, doa restu serta bimbingan Panjenengan semua agar dalam melaksanakan tugas bisa berjalan dengan baik. Karena saya yakin kami yang berusaha dan panjenengan berdoa kepada Allah," tandasnya.
Menurut humas pelaksana, H Wahab, Furum komunikasi ini dihadiri 400 0rang yang terdiri dari ulama, kiai dan pejabat pemerintahan.
"Undangan setelah kami cek yang hadir terdiri dari 300 Ulama dan kiai serta 100an SKPD dan Muspida,“ katanya.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : A. Shiddiq Sugiarto
Terpopuler
1
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
2
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
3
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua