Umat Islam Memerlukan Proses Dialog dalam Berdakwah
NU Online · Jumat, 27 November 2009 | 04:10 WIB
Dialog adalah salah satu strategi dakwah yang tepat untuk diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, umat Islam diharapkan dapat mengembangkan budaya dialog dalam berdakwah.
Dialog, adalah strategi dakwah yang telah dijalankan oleh para nabi, sejak zaman Nabi Nuh AS, Ibrahim AS, hingga Rasulullah Muhammad SAW. Peringatan Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban merupakan salah satu wujud dari adanya proses dialog dalam berdakwah.<>
Demikian dinyatakan oleh KH Muslih Hanafi dalam khutbahnya di hadapan para jamaah Sholat Idul Adha di gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Jum'at (27/11). Menurut Muslih, salah satu keteladanan dalam dakwah Nabi Ibrahim AS adalah dialog, meskipun terkadang hasilnya tidak seperti yang diharapkan.
"Nabi Ibrahim meneladankan kepada kita untuk berdialog dengan segenap pihak dalam berdakwah, bahkan dengan alam sekalipun. Karenanya, sebagai keturunan Nabi Ibrahim, kita pun mestinya mengaplikasikan dialog dalam segala bentuk dakwah," terang Muslih.
Lebih lanjut, Muslih menjelaskan, dialog dengan alam misalnya dapat diwujudkan dengan memelihara kelestarian lingkungan dan menciptakan suasana masyarakat yang kondusif.
"Membagikan hewan qurban kepada kelompok masyarakat yang tidak setiap hari dapat makan daging adalah salah satu contoh berdialog dengan lingkungan masyarakat di sekitar kita," tandas Muslih. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua