Pengunjuk rasa anti-AS kembali meremaikan jalanan ibukota Iran, Teheran, yang menuntut agar Presiden Barack Obama segera pilih mendukung siapa.
“Obama, Obama, pilih kami atau mereka,” demikian teriak ratusan pengunjuk rasa dalam bahasa Farsi, dalam sebuah klim amatir yang dilansir AP, Kamis (5/11). Mereka membawa bendera AS dan menginjak-injaknya, sambil mengutuk pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad.<>
Unjuk rasa ini merupakan tumpahan amukan rakyat setelah dua bulan lalu demonstrasi berdarah mewarnai pilpres Iran yang kembali mengukuhkan kemenangan Ahmadinejad. Kali ini, pihak berwajib negara itu sudah lebih bersiap, mereka membawa gas air mata dan tongkat untuk memukuli pengunjuk rasa yang ‘bandel’.
Sementara Washington, malah menyerukan agar pihak berwajib Iran berhenti melakukan kekerasan terhadap pengunjuk rasa. Jubir Gedung Putih Robert Gibbs meminta pemerintah menghentikan perlakukan kasar tersebut.
“Jangan biarkan kekerasan tersebar,” pungkasnya. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
5
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua