Wakil Ketua DPR-Menneg PDT Kampanye Hemat Energi Naik Ojek
NU Online · Rabu, 14 Mei 2008 | 07:28 WIB
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar dan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Menneg PDT) Lukman Edy naik ojek ke Gedung DPR. Sekitar 200 tukang ojek menyertai mereka. Uang Rp 50 ribu menjadi tarif ongkosnya.
Muhaimin dan Lukman yang juga ditemani anggota FKB DPR Abdul Kadir Karding tiba di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/5) pukul 10.33 WIB dengan pengawalan 1 mobil polisi patwal. Mereka berangkat dari rumah dinas Muhaimin di kawasan Kuningan dan masuk dari pintu gerbang belakang Senayan Gedung DPR.<>
Muhaimin yang mengenakan kemeja putih bergaris dan berhelm tanpa kaca turun dari motor Honda Supra Fit B 6919 KEK. Muhaimin memegang jas di tangannya. Setelah turun dari motor di halaman lobi Nusantara III DPR, dia mengenakan jasnya.
Bayar berapa, nih? "Lima puluh ribu," sahut Muhaimin. "Ojek untuk mengurangi kemacetan sekaligus hemat energi. Jauh lebih cepat karena lebih lancar, ya lebih panas, biasalah," imbuhnya.
"Ini kampanye ojek, tapi terlalu fanatik karena membawa bendera PKB," ujar Muhaimin sambil melirik 200-an tukang ojek dari pangkalan ojek Kuningan yang mengenakan kaos PKB.
Setelah naik ojek ke kantornya, Muhaimin tertarik mencicipi naik sepeda ontel. Hal itu dilakukannya sebagai simbol kegiatan hemat energi.
"Ini hanya seremonial saja, simbol sehari-hari. Sebetulnya kampanye saja. Alternatif kedua nanti pakai sepeda ontel. Ini hanya kampanye. Selanjutnya minimal 2 kali seminggu," kata Muhaimin.
Sementara, Lukman mengatakan, "Satu tahun itu bisa menyumbang Rp 1 triliun kalau semua pengguna mobil menggunakan ojek." (ini/rif)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua