Wapres: Santri Harus Tingkatkan Semangat Spiritual
NU Online · Senin, 29 Oktober 2007 | 08:15 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta para santri lebih meningkatkan semangat spiritual, terutama dalam peran sertanya pada pembangunan bangsa. Ia menekankan hal tersebut, khususnya, bagi para santri di pondok-pondok pesantren.
"Generasi muda harus juga mulai ikut berdoa, jangan hanya yang tua saja yang berdoa. Kerja keras pemerintah tidak akan berhasil tanpa dukungan doa dari para ulama," kata Wapres Kalla saat memberi arahan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Minggu (28/10) kemarin.<>
Wapres juga mengutip pernyataan mediang KH Wahid Hasyim (putra KH Hasyim Asy’ari/ayah Gus Dur): “masa depan bangsa ini ada di tangan pemuda”. Karena itu, katanya, semangat membangun bangsa perlu semakin ditingkatkan di kalangan pemuda.
Dalam kesempatan yang juga ia gunakan untuk meresmikan Wisma Hadji Kalla itu, Wapres mengingatkan kepada para santri akan pentingnya kemampuan atau keterampilan. Para santri dan juga pelajar, ujarnya, jangan hanya mengejar ijazah.
"Harus diperhatikan konsisten bagaimana meningkatkan anggaran negara untuk pendidikan. Ijazah tidak penting lagi, tapi skill lebih penting," terangnya.
Ketua Umum DPP Partai Golkar itu mengakui, pendidikan Islam dan pendidikan umum memang tidak seimbang pendanaannya. Namun demikian, jumlah lembaga pendidikan Islam sangat besar. "Semua pejabat tinggi negara tamatan Gontor. Banyak juga diplomat," ungkapnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya ajaran semangat kewirausahaan di pesantren, karena pesantren lebih punya semangat kemandirian. (okz/sbh)
Terpopuler
1
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
2
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua