Mekkah, NU Online
Pelaksanaan wukuf bagi calon haji dari seluruh dunia bakal disambut musim dingin, sehingga bagi jemaah haji Indonesia -- yang terbiasa berada di iklim tropis -- dibutuhkan fisik yang prima untuk menghadapinya.
Wakil Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Asnawi Muhammadiyah di Mekkah, Senin, mengingatkan jemaah haji dari tanah air hendaknya menjaga fisik sejak sekarang. Pelaksanaan wukuf amat penting dalam ibadah haji, karena itu fisik harus prima.
Asnawi menyayangkan banyak calon haji dari tanah air mementingkan ibadah sunah, seperti melaksanakan thawaf dan i’tikaf di Masjidil Haram tanpa memperhatikan kondisi fisik. Terlebih bagi usia lanjut yang bisa mengakibatkan kondisi kekuatan fisik menurun drastis.
"Thawaf memang penting, namun harus pandai melihat waktunya. Jemaah dari berbagai negara sekarang sudah berkumpul di Mekkah. Masjidil Haram kini penuh sesak," ia menjelaskan.
Dalam kaitan ini, Asnawi membenarkan bahwa hingga kini sekitar 60 persen jemaah Indonesia sudah berada di Mekkah dan membaur dengan jemaah dari berbagai negara lainnya untuk melaksanakan ibadah.
Sampai Senin (3/12) sudah masuk jemaah haji Indonesia sebanyak 77.129 orang dari 190 kelompok terbang (kloter) dari berbagai embarkasi di tanah air. Sesampai di Mekkah Almukarrahmah, jemaah calon haji Indonesia melaksanakan umrah di Masjidil Haram.
Pada Senin hingga petang diperkirakan akan datang 7.933 orang calon haji Indonesia akan datang ke Mekkah. Mereka ini berasal dari Madinah, berasal dari 20 kloter, setelah melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Sedangkan dari tanah air yang langsung ke Mekkah sebanyak 9.042 orang berasal dari 16 kloter.
Sementara itu calon haji Indonesia yang masih dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah sebanyak 20 orang. Sedangkan yang wafat di Madinah dan Mekkah sebanyak 18 orang. (ant/sir)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua