Daerah

3 PCNU di Bangka Belitung Hasilkan Kepemimpinan Baru Lewat Aklamasi 

Senin, 19 Januari 2026 | 21:30 WIB

3 PCNU di Bangka Belitung Hasilkan Kepemimpinan Baru Lewat Aklamasi 

Potret suasana Konferensi Cabang (Konfercab) bersama PCNU Kabupaten Bangka Tengah, PCNU Kabupaten Bangka Selatan dan PCNU Kabupaten Bangka Selatan di Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin Al-Baisuny Desa Jelutung Kecamatan Nameng Kabupaten Bangka Tengah,  Ahad (18/1/2026). (Foto: istimewa)

Bangka Belitung, NU Online

Tiga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara bulat menetapkan rais syuriyah dan ketua tanfidziyah baru melalui mekanisme aklamasi. Kesepakatan bersama dari tiga PCNU ini menegaskan soliditas organisasi NU di tingkat cabang sekaligus menguatkan proses regenerasi kepemimpinan untuk masa khidmat 2026–2031.


Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar serentak di tiga kabupaten tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Seluruh tahapan pemilihan dijalankan dengan mengedepankan musyawarah mufakat, mulai dari tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) hingga pengurus cabang.


Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Masmuni Mahatma mengapresiasi pelaksanaan Konfercab yang dinilainya berjalan demokratis dan menjunjung tinggi nilai musyawarah. 


"Kami mengucapkan selamat kepada para Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah terpilih. Semoga kepengurusan baru ini mampu semakin memperkuat peran NU dalam pembinaan umat serta menjaga kualitas kehidupan beragama dan berbangsa di Bangka Belitung," ujar Masmuni saat menutup acara Konferensi Cabang (Konfercab) bersama PCNU Kabupaten Bangka Tengah, PCNU Kabupaten Bangka Selatan dan PCNU Kabupaten Bangka Selatan di Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin Al-Baisuny Desa Jelutung Kecamatan Nameng Kabupaten Bangka Tengah,  Ahad (18/1/2026).


Di Kabupaten Bangka Tengah, empat MWCNU—Koba, Lubuk Besar, Namang, dan Sungai Selan sepakat secara aklamasi menetapkan Kiai Marju'ien sebagai Rais Syuriyah dan Kiai Maftuh Ali sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Bangka Tengah untuk periode 2026–2031. 


Sementara itu, PCNU Bangka Selatan yang diikuti lima MWCNU, yakni Air Gegas, Pulau Besar, Simpang Rimba, Tukak Sadai, dan Payung, secara mufakat memilih Kiai Agus Sadimin sebagai Rais Syuriyah serta Kiai M Karyawan sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmah yang sama. 


Adapun di Bangka Barat, dukungan lima MWCNU, yakni Tempilang, Kelapa, Jebus, Simpang Teritip, dan Mentok mengantarkan Kiai Ridwan Zahri sebagai Rais Syuriyah dan Edi Irawan sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU periode 2026–2031. 


Terpilihnya kepemimpinan PCNU secara aklamasi di tiga kabupaten tersebut dinilai mencerminkan kuatnya ikatan kebersamaan, dan persatuan warga Nahdlatul Ulama di Bangka Belitung. 


Kondisi ini menjadi modal sosial penting untuk menggerakkan peran NU dalam bidang keumatan, kebangsaan, dan kemasyarakatan di Bumi Serumpun Sebalai. 

Kontributor: Iin Sholichin