Daerah

Doa dan Salawat Iringi Pelepasan Calon Jamaah Haji Lasem di Masjid Jami

Kamis, 7 Mei 2026 | 05:30 WIB

Doa dan Salawat Iringi Pelepasan Calon Jamaah Haji Lasem di Masjid Jami

Prosesi pemberangkatan calon jemaah haji Pancur Lasem di Masjid Jami Lasem. (Foto: NU Online/Ayu Lestari)

Rembang, NU Online

Prosesi pelepasan calon jamaah haji dari Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, berlangsung khidmat di Masjid Jami’ Lasem pada Rabu (6/5/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 19.45 WIB itu diawali dengan pembacaan shalawat, dilanjutkan doa bersama demi kelancaran perjalanan ibadah haji para jamaah.


Sebanyak 82 calon jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 47 diberangkatkan menggunakan dua bus dari titik konsentrasi Kecamatan Lasem dan Kecamatan Pancur. Acara tersebut turut dihadiri unsur pimpinan daerah, di antaranya Danramil, Kapolsek, serta tokoh masyarakat setempat.


Camat Lasem, Sutarwi, menyampaikan sejumlah pesan kepada para jamaah, di antaranya agar senantiasa menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri.


“Jamaah diharapkan selalu menjunjung tinggi sopan santun, saling menolong, saling menghormati, serta menjaga nama baik Kabupaten Rembang dan Indonesia di mata dunia,” ujar Sutarwi dalam sambutan pelepasan calon jamaah haji di Masjid Jami’ Lasem.


Selain itu, ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.


Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses pelepasan jemaah, termasuk panitia dan aparat keamanan.


Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayat An-Nuriyyah Lasem, Syihabuddin Ahmad Ma’shoem, memberikan pesan khusus kepada para jemaah dan pendamping agar memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama berada di Tanah Suci.

 

Ia mengingatkan pentingnya mengenali rute perjalanan, seperti arah jalan, pertigaan, lokasi penginapan, maupun masjid, guna menghindari kesulitan saat beraktivitas.


“Jika keluar hotel, perhatikan arah jalan dan pertigaan. Saat di masjid, ingat gang atau jalur yang dilalui agar tidak kebingungan,” papar Syihabuddin.


Acara pelepasan juga diisi dengan doa safar yang dipimpin Sofwan. Doa diawali dengan pembacaan Ayat Kursi dan Surah Al-Quraisy. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar seluruh calon jemaah haji diberikan kesehatan, kemudahan, serta keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.