Bedah rumah milik Riyono di Dukuh Krenggan, Desa Pungangan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Kamis (14/5/2026). (Foto: NU Online/M Asrofi)
Batang, NU Online
Suara palu terdengar silih berganti di sebuah rumah sederhana milik Riyono di Dukuh Krenggan, Desa Pungangan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2026). Sejumlah kader Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna Limpung tampak bergotong royong membongkar dinding papan yang mulai lapuk, sementara sebagian lainnya mengangkat material bangunan bersama-sama.
Di tengah kesibukan itu, Riyono memandangi rumahnya dengan mata berkaca-kaca. Warga sederhana tersebut tidak menyangka rumah yang selama ini ditempatinya bersama keluarga mendapat perhatian dari sahabat-sahabat Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Limpung.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Limpung, Akhmad Maskon, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program GP Ansor untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Dalam rangka memperingati Harlah Ansor ke-92, sebagai bentuk kepedulian sosial, PAC Ansor Limpung melakukan bedah rumah kepada salah satu warga yang sangat membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi rumah Riyono memang membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan layak ditempati. Karena itu, Ansor Limpung berinisiatif menggerakkan kader dan anggota Banser untuk bergotong royong membantu proses renovasi.
Sejak pagi, para kader terlihat bekerja tanpa mengenal lelah. Ada yang mengaduk semen, memasang bata, memperbaiki atap, hingga membersihkan material bangunan. Suasana kebersamaan terasa hangat di tengah terik matahari.
Riyono mengaku bahagia dan sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh sahabat Ansor Limpung yang telah membantu keluarganya.
“Terima kasih sekali kepada sahabat-sahabat dari Ansor Limpung. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut untuk membantu sahabat-sahabat Ansor Limpung yang lain,” ujar Riyono yang juga aktif sebagai anggota Banser Limpung.
Bagi Riyono, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, tetapi juga menjadi bukti hadirnya kepedulian dan solidaritas GP Ansor di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapinya.
Kasatkoryon Banser Limpung, Leo Achmad, mengatakan program bedah rumah tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang.
“Ternyata sangat bermanfaat dan sudah bisa membantu sahabat-sahabat yang lain. Ke depan akan kami lanjutkan karena program ini sudah dirasakan manfaatnya,” katanya.