Ponorogo, NU Online
Puncak peringatan hari lahir ke-64 tahun Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan yang ke-63 bagi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama atau IPPNU dikemas dalam Silaturahmi Akbar Pelajar dan Santri Ponorogo. Acara ini dilakukan dengan model ngobrol atau jagong maton.
“Dikatakan maton karena jagongan ini adalah kali ketiga dalam periode kepengurusan Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU periode 2017-2019,” kata Ali Fahruddin, Ahad (11/3).
Menurut Ketua PC IPNU Ponorogo tersebut, jagong maton merupakan salah satu acara rutin bagi kepengurusannya untuk mengangkat tema aktual berdasarkan momentum atau fenomena yang ada. Dan pada kegiatan kali ini mengambil tema Pelajar dan Santri Membangun NKRI.
Lebih lanjut, Ali Fahrudinmengemukakan bahwa jagong maton merupakan sarana komunikasi, silahturahmi dan diskusi bagi para pelajar di Ponorogo. “Jagong maton ini sudah kali ketiga, sebelumnya peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober lalu, dan peringata haul Gu Dur 30 Desember 2017. Jadi, jagong maton ini adalah sarana komunikasi para pelajar,” ujar Ali saat sambutan.
Ketua Pengurus Cabang NU Ponorogo, H Fatchul Aziz sebagai pembicara utama menyampaikan bahwa peringatan harlah jangan hanya sekedar seremonial. “Harus tetap berupaya dengan apa yang telah digariskan oleh Allah SWT,” katanya.
Dirinya juga menyampaikan agar IPNU dan IPPNU mampu mengarahkan dan menggerakkan. “IPNU dan IPPNU harus mampu mengarahkan. Karena kalau tidak mengarahkan, kita yang akan diarahkan orang lain. Jadikan IPNU dan IPPNU jalan hidup, pilihan hidup, dan yakin,” tandasnya.
“Acara yang digelar sesuai dengan harapan dari segi kemasan dan isi,” kata Mazaya Fikrotil Aimmah.
Ketua PC IPPNU Ponorogo ini mengemukakan bahwa maksud diselenggarakan kegiatan untuk merefleksikan visi dan misi organisasi pelajar NU tersebut dan membawanya kepada penguatan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 yang dikenal sebagai 4 pilar.
“Semoga acara ini memberikan inspirasi dan perubahan yang lebih baik secara intelektual, akhlak dan militansi kader,” harapnya.
Ratusan pelajar dari perwakilah madrasah, sekolah pesantren hadir dalam acara tersebut. Tampak pula Pimpinan Anak Cabang, ranting, dan Komisariat IPNU dan IPPNU se-Ponorogo, ditambah perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS.
Acara yang digelar di Aula SMP Ma’arif 1 Ponorogo tersebut juga dimeriahkan berbagai penampilan dari Komunitas Pantomim Ponorogo dan band dari IPNU dan IPPNU setempat. (Pendik/Ibnu Nawawi)