Surabaya, NU Online
Kantor Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor kedatangan tamu dari Jamiyah Ruqyah Aswaja Surabaya (JRA-RASA). Kedatangan mereka bertujuan silaturahim dan sekaligus membicarakan kerjasama dalam membangun sinergi antara Ansor dan JRA.
Rombongan tamu yang langsung dipimpin ketua JRA RASA, Ustadz Mafrohul Walidein menyampaikan kondisi di lapangan saat ini muncul banyak ruqyah dari Salafi Wahabi. Akan tetapi yang membuat resah, mereka menyampaikan kepada pasien atau peserta ruqyah segala penyakit gangguan jin atau sihir salah satunya disebabkan karena suka tahlilan, ziarah kubur dan lain sebagainya sebagaimana amaliyah warga NU.
"Ruqyah Wahabi selalu mendoktrin pasien untuk meninggalkan amaliah NU agar terhindar dari gangguan sihir dan jin serta penyakit karena menurut mereka itu perbuatan syirik,” katanya Selasa (6/3). Maka, ruqyah Aswaja hadir untuk membentengi itu, lanjut ustadz yang akrab dipanggil dengan Gus Ong ini.
Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya Sahabat H M Faridz Afif menyambut baik kerjasama ini. “Gerakan Pemuda Ansor sebagai garda terdepan dalam membentengi para ulama dan masyarakat dari faham yang bertentangan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jam’aah An Nahdliyah siap untuk menindaklanjuti kerjasama ini,” katanya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melaksanakan program di setiap Pimpinan Anak Cabang se-Kota Surabaya, lanjutnya.
Di sisi lain Majelis Dzikir Shalawat (MDS) Rijalul Ansor sebagai lembaga keagamaan GP Ansor mempunyai program yang sama yaitu penguatan Aswaja, dakwah dan pengabdian masyarakat.
"MDS Rijalul Ansor Kota surabaya siap merealisasikan kerjasama ini dengan baik semoga bisa membawa manfaat untuk NU dan Masyarakat," tegas M Mundir, Ketua MDS Rijalul Ansor Surabaya. (Hisam Malik/Ibnu Nawawi)