Jember, NU Online
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur Hj. Masruroh Wahid berharap Kader Muslimat NU memegang teguh “ZIKR” dalam kehidupan sehari hari, terutama saat mengemban amanah menjadi pengurus.<>
“Z artinya zero base, I artinya iman, K artinya komitmen dan R artinya result oriented. Situasi sekarang ini, lanjutnya, sering membuat kita berprasangka buruk kepada orang lain. zero base, berprasangka zero atau baik kepada yang lain. Iman sebagai spirit nilai untuk terus mengabdi ke NU dan komitmen adalah sikap yang harus dipegang dalam memperjuangkan islam ahlisunnah wal jamaah dan result oriented adalah kita harus punya tarjet hasil dalam melakukan sesuatu,” katanya.
Masruroh menyampaikan hal tersebut saat memberi sambutan pada acara pelantikan pengurus cabang Muslimat NU Jember masa khidmat 2015-2020 di Aula Pemerintah kabupaten setempat, Selasa (2/6).
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jember yang baru dilantik Emi Kusminarni menjelaskan, tantangan Muslimat NU kedepan cukup berat bukan hanya sekadar menguatkan kelompok tahlil dari serangan paham Islam yang ekstrim, tetapi juga memerankan diri dalam bidang kesehatan , ekonomi dan pendidikan.
“Oleh karenanya kami minta setelah dilantik, mari kita segera bekerja sesuai bidang masing-masing. Jangan setelah dilantik malah tidak aktif.masa depan muslimat jember ada ditangan kita semua”, papar mantan Sekretaris Muslimat Jember periode sebelumnya ini.
Acara yang dihadiri sekitar 500 kader Muslimat NU itu tampak pula di antaranya Ketua PCNU Jember yang diwakili Pujiono Abdul Hamid, Sekretaris daerah H Sugiharto, Ketua PKB Jember Miftahul Ulum, Ketua GP Ansor Jember Ayub. Terlihat pula perwakilan perguruan tinggi di Jember, perwakilan Polres Jember dan jajaran SKPD setempat. (Alifatul Laiiyah/Anam)