Daerah

LKK NU Demak Bertekad Wujudkan Keluarga Sejahtera

Senin, 5 Maret 2018 | 01:00 WIB

Demak, NU Online
Memiliki keluarga sejahtera dunia akhirat tentu menjadi harapan semua orang. Namun bagaimana meraihnya, tidak semua orang mengetahui. Karenanya perlu pemahaman agar dapat mewujudkannya. 

Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) NU Jawa Tengah, Hj Jauharatul Farida mengemukakan sebuah keluarga bisa hidup maslahah melalui proses. “Mulai dari dalam kandungan, lahir, balita, remaja, dewasa hingga akhirnya berumah tangga harus sudah dipersiapkan matang,” katanya pada Raker LKK Nahdlatul Ulama NU Kabupaten Demak, Sabtu (3/3).

Terlebih di tengah era global, di saat pengaruh media sosial pada gaya hidup tak terbendung. Keluarga sebagai awal terbentuknya individu harus kokoh. Ketahanan keluarga harus dibentuk kokoh sejak dini. “Mulai dari asupan gizi berkualitas mulai dalam kandungan hingga pemberian edukasi dan pendampingan pada anak harus benar dan tepat," papar dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo itu.

Di sisi lain, Ketua LKK NU Kabupaten Demak Hj Ida Nursa'adah menyampaikan, LKK adalah lembaga dalam struktur NU yang memiliki komitmen membawa umat sejahtera baik di dunia sampai akhirat.  Menurut ibu tiga anak ini, urusan kemaslahatan keluarga sangat luas cakupannya. 

Kemaslahatan manusia sejak masih menjadi janin,  setelah lahir, balita, remaja, dewasa, berkeluarga,  masa tua sampai setelah meninggal hendaknya semua ditata. “Dan dipersiapkan sehingga sejahtera dunia akhirat,” tandasnya. Tak hanya individu namun juga keluarga yang ditinggalkannya kelak, lanjutnya.

Anggota FKB DPRD Jateng Asal Demak tersebut bertekad membawa  LKK NU Kabupaten Demak berkoordinasi dengan dinas maupun instansi samping, utamanya terkait upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. Termasuk upaya perlindungan anak dan perempuan dari kekerasan. 

Sementara Ketua PCNU Kabupaten Demak, KH muhammad Aminudin Mas'udi menyampaikan, pentingnya menjaga agama sebagai bagian menuju kesejahteraan. Tanpa pondasi agama yang kuat, keluarga rapuh utamanya di tengah globalisasi. 

"Maka itu diharapkan LKK NU turut berikhtiar membangun keluarga sejahtera. Sebab sebaik-baik manusia adalah  yang bermanfaat atau berguna bagi orang lain," tandasnya. (A Shiddiq Sugiarto/Ibnu Nawawi)


Terkait