Daerah

NU Pragaan Gandeng TNI dan Polri Bersihkan Lingkungan

Sabtu, 17 Maret 2018 | 02:30 WIB

Sumenep, NU Online
Ada pemandangan kurang sedap di kawasan Pasar Prenduan, Pragaan, Sumenep, Jawa Timur. Selokan macet, sampah tergenang, bau amis dan kumuh. Terlebih kala turun hujan, jalan umum selalu banjir dan tanpa ada yang tergerak membersihkan.

Karenanya, kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pragaan mengajak warga serta TNI, Polri, termasuk pemerintah desa bahu membahu turun membersihkan lingkungan tersebut.

"Sudah sejak lama ada keinginan mengadakan kerja bakti, karena lingkungan di sini sangat memprihatinkan,” kata KH Asnawi Sulaiman, Jumat (16/3). Dan atas inisiatif pengurus NU, berbagai kalangan dapat digerakkan untuk turun ke lapangan, lanjut Wakil Ketua MWC NU Pragaan ini.

Menurutnya, lewat kerja bersama, kawasan pasar terlihat lebih rapi. “Namun setelah normal, kegiatan seperti ini harus berkelanjutan dan tidak cukup hanya sekali. Harus ada yang merawat terutama penghuni sekitar." ungkapnya.

Pantauan di lapangan, tidak hanya warga NU yang ikut membersihkan pasar kebangaan ini, tampak juga personel TNI dan Polri turut terlibat. Begitupun juga dokter Susilo yang merupakan satu alumni PKP NU.

Menurut Susilo kondisi air yang kotor akan menyebabkan berbagai penyakit seperti tipus, gatal-gatal, demam berdarah dan sejenisnya. "Menjaga lingkungan artinya menjaga kebersihan dan kesehatan. Apalagi annadhafatu minal iman bahwa bersih merupakan indikasi keimanan seseorang,” katanya.

Sementara Kepala Desa Pragaan Laok H Imam Mahdi mengatakan kendala utama genangan air adalah sempitnya selokan pembuangan, sehingga terus mendangkal. "Saya pernah turunkan anak buah bersihkan selokan, tapi selokannya sempit, sehingga selalu mengalami pendangkalan ", ujarnya.

Setelah pekerjaan dilakukan tak kurang waktu 2 jam lamanya, mulai terasa hasilnya, genangan mulai mengalir normal. Tinggal pemeliharaan dari warga sekitar. (Red: Ibnu Nawawi)


Terkait