Daerah

Peduli Lingkungan, NU Pragaan Adakan Jumat Bersih

Jumat, 9 Maret 2018 | 12:15 WIB

Sumenep, NU Online
Tingginya curah hujan, tanah yang mulai labil, serta ruang terbuka yang makin sempit, sangat disadari Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pragaan, Sumenep. Karenanya mereka menggalang lapisan masyarakat turun melakukan aksi bersih lingkungan.

"NU harus hadir dalam gerakan nyata. Banyak saluran macet, jalan tidak terawat di pusat dusun, desa dan kecamatan. Ini bagian penting dari tanggung jawab NU dengan memberi contoh," kata Ketua MWC NU Pragaan, Kiai Junaidi Muarif, Jumat (9/3).

Pada saat yang sama, Kiai Fathorrahman mengemukakan bahwa membersihkan lingkungan termasuk kebiasaan para kiai sejak dulu. “Annadhafatu minal iman itu memang dicontohkan kiai," kata Katib MWC NU Pragaan ini. 

Kegiatan yang dinamai dengan Jumat Bersih ini merupakan bagian dari jadwal Rajabiyah dan rangkaian hari lahir NU. Kegiatan lainnya berupa pengobatan ruqyah, donor darah, aneka lomba dan ziarah pendiri NU.

Bersih-bersih lingkungan tersebut dimulai dari jalan provinsi Desa Pakamban Laok, juga sekitar kantor MWC NU. “Sedangkan Jumat depan dan berikutnya adalah membersihkan 5 desa lainnya,” tandas Sekretaris MWC NU, Zubairi el-Karim.

Kegiatan dimaksudkan tidak hanya berhenti di titik tertentu, melainkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk berperilaku bersih dan sehat di lingkungan keluarga, sekolah, masjid, lingkungan hingga jalan desa.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor M Qudsi yang turut hadir juga menyadari beratnya membangun kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, apa yang dilakukan hari ini sebagai gugahan awal untuk membangun kesadaran secara perlahan. “Memberikan contoh itu lisanul hal, jauh lebih baik dari lisanul maqal," katanya.

Tampak bergabung pada kegiatan ini, Rais Syuriyah MWC NU Pragaan, Kiai Zarkasyi, Kiai Fathorrahman, pimpinan lembaga dan Banom, alumni PKP NU, unsur kepolisian, santri dan warga. (Zubairi/Ibnu Nawawi)


Terkait