Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung KH Mohammad Mukri menilai bahwa kegiatan dzikir dan do'a untuk bangsa dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-73 RI, Rabu (1/8) di halaman Istana Merdeka Jakarta merupakan kegiatan yang sangat positif dan perlu untuk terus dilestarikan. Kegiatan yang pada periode Presiden Jokowi sudah dilakukan 2 kali setiap tanggal 1 Agustus ini, belum pernah dilakukan oleh para presiden RI sebelumnya.
"Sudah menjadi tugas para ulama untuk memberikan support (dukungan) kepada umara (pemerintah) yang sedang bekerja dalam rel yang benar untuk mewujudkan negeri yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur," Kata Profesor Ushul Fiqh yang juga Rektor UIN Raden Intan Lampung ini.
Prof Mukri, begitu ia biasa disapa menambahkan bahwa selain mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan dzikir tersebut juga sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia. Rasa syukur tersebut juga diungkapkan untuk tanah air Indonesia yang telah diciptakan oleh Allah dalam kondisi yang subur dan makmur sehingga mampu memberikan kesejahteraan kepada bangsa Indonesia.
“Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberi keberkahan kepada seluruh bangsa Indonesia di tengah kebinekaan yang ada. Semoga aset terbesar bangsa yaitu persatuan dan kesatuan mampu dipertahankan selamanya,” harapnya.
Sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan ini, para Ulama dari Provinsi Lampung turut serta hadir pada majelis dzikir yang diberi nama Majelis Dzikir Hubbul Wathan (MDHW) ini. Selain ketua PWNU Lampung, beberapa tokoh Lampung pun ikut serta, diantaranya KH Soleh Bajuri (Wakil Rais Syuriah), KH Khairuddin Tahmid (Wakil Rais Syuriyah dan juga Ketua Umum MUI Lampung), KH Basyaruddin Maisir (Katib PWNU) Muhammad Kadafi (Wakil Ketua PWNU), KH Ma’shum Abror (Ketua Majelis Dzikir Hubbul Wathon Lampung) dan beberapa tokoh Provinsi Lampung lainnya.
Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh Staf Khusus Presiden Teten Masduki diruang kerjanya dengan melakukan diskusi terkait berbagai hal seperti permasalahan kebangsaan dan keumatan baik lingkup Lampung maupun nasional. Teten Masduki berharap tokoh agama dan masyarakat di Provinsi Lampung senantiasa memberikan dukungan kepada pemerintah untuk ikut serta mensukseskan agenda pembangunan nasional.
Sementara pada diskusi tersebut, Wakil Ketua PWNU Muhammad Kadafi yang juga Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Lampung menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung program pemerintah. Pihaknya sudah merencanakan berbagai program kegiatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil di Lampung.
“Hal ini sebagai bentuk nyata support untuk pemerintah yang dilakukan PWNU Lampung dan KADIN Lampung,” ungkapnya. (Red: Muhammad Faizin)