Haji 2026 Berakhir, Saudi Mulai Fasilitasi Kepulangan Jamaah dalam Skala Besar
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:00 WIB
Riyadh, NU Online
Pemerintah Arab Saudi mulai memfasilitasi kepulangan jamaah haji dalam skala besar setelah berakhirnya penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026. Berbagai instansi terkait dikerahkan di pintu keluar udara, laut, dan darat untuk memastikan proses kepulangan jamaah berlangsung lancar.
Menurut laporan media resmi Saudi, Saudi Press Agency, gelombang pertama jamaah yang mengikuti Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan Ziarah telah meninggalkan Madinah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan ziarah ke Masjid Nabawi.
Para jamaah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdulaziz setelah menjalani perjalanan spiritual yang mencakup kunjungan ke Raudhah serta sejumlah situs sejarah dan budaya Islam di Madinah.
Dikutip dari Arab News, Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi yang mengelola program tersebut menyatakan para jamaah juga mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan kebudayaan untuk memperdalam pemahaman tentang Islam sekaligus mengenal upaya Arab Saudi dalam melayani jamaah haji dan umrah.
Sejumlah peserta menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji tahun ini, terutama terkait layanan akomodasi, transportasi, kesehatan, dan dukungan logistik yang mereka terima selama berada di Tanah Suci.
Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi yang telah mengundang mereka melalui Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci, program yang setiap tahun memberangkatkan ribuan Muslim dari berbagai negara untuk menunaikan ibadah haji dengan biaya yang ditanggung Kerajaan.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi mengumumkan telah menyelesaikan prosedur keberangkatan kelompok pertama jamaah yang pulang melalui Pelabuhan Islam Jeddah dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Direktorat tersebut menyatakan telah mengerahkan personel dan sumber daya di seluruh titik perbatasan guna mempercepat proses pemeriksaan dokumen perjalanan serta memastikan kepulangan jamaah berlangsung efisien.
Lebih dari 1,7 Juta Jamaah
Sebelumnya, Otoritas Umum Statistik Arab Saudi melaporkan jumlah jamaah haji tahun 1447 H/2026 mencapai 1.707.301 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.546.655 jamaah berasal dari luar Arab Saudi yang mewakili 165 negara, sedangkan 160.646 lainnya merupakan warga negara dan penduduk yang berada di dalam Kerajaan.
Angka tersebut lebih tinggi dibanding musim haji tahun sebelumnya yang mencatat sekitar 1,67 juta jamaah, meskipun masih berada di bawah rekor lebih dari 1,83 juta jamaah pada musim haji 2024.
Fase Pemulangan Jamaah
Setelah puncak pelaksanaan haji di Arafah, mabit di Muzdalifah, serta rangkaian lontar jumrah di Mina, pemerintah Arab Saudi kini memasuki fase pemulangan jamaah yang biasanya berlangsung selama beberapa pekan.
Fase ini menjadi salah satu tahapan penting dalam operasional haji karena melibatkan jutaan jamaah dari berbagai negara yang harus kembali melalui jaringan bandara, pelabuhan, dan perbatasan darat.
Untuk itu, otoritas Saudi secara rutin mengoordinasikan layanan imigrasi, transportasi, kesehatan, dan keamanan guna memastikan arus kepulangan jamaah berlangsung tertib, aman, dan lancar.