Waketum PBNU Tekankan 3 Transformasi yang Dilakukan Pengurus NU
Ahad, 8 November 2026 | 21:00 WIB
Juri Ardiantoro melantik pengurus PCNU Kepulauan Seribu masa bakti 2025-2030 dan meresmikan kantor sekretariat di Pulau Tidung, Sabtu (7/11/2026). (Foto: dok. Panitia)
Kepulauan Seribu, NU Online Jakarta
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Juri Ardiantoro mendorong tiga transformasi besar di tubuh Nahdlatul Ulama (NU). Ia menyampaikannya saat melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kepulauan Seribu di Aula GOR Serbaguna, Pulau Tidung, Sabtu (7/11/2026).
Menurutnya, perubahan tersebut harus tetap berlandaskan nilai-nilai perjuangan para pendiri NU, terutama dalam menjaga persatuan dan merawat keragaman bangsa.
Transformasi pertama kata Juri, mengubah orientasi kekuasaan menjadi pengabdian. Ia menegaskan aktivitas warga NU di bidang politik, sosial, bisnis, dan ekonomi harus berorientasi pada pelayanan masyarakat, bukan semata-mata mengejar kekuasaan.
Kedua, NU perlu mengutamakan keteladanan daripada popularitas. Juri menyebut di tengah maraknya budaya pencitraan dan pembuatan konten di media sosial, NU perlu menghadirkan figur yang menjadi panutan, khususnya bagi generasi muda.
"Popularitas memang penting, tetapi jauh lebih penting adalah keteladanan," ujarnya.
Ketiga, NU harus bertransformasi dari sekadar menjalankan program rutin menuju inovasi dan terobosan nyata.
Selengkapnya klik di sini.