Nasional

3 Doa yang Dianjurkan Dipanjatkan di Bulan Sya'ban

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:00 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Dipanjatkan di Bulan Sya'ban

Ilustrasi Syaban. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Umat Islam saat ini telah memasuki Bulan Syaban 1447 H. Di bulan kedelapan Hijriah ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah. Hal ini sebagaimana dijelaskan Syekh Abdur Rauf Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir bi Syarhi Jami‘is Shaghir, bahwa salah satu amal baik di bulan Sya'ban yaitu memperbanyak doa.


Demikian sebagaimana dikutip NU Online dari artikel Ustadz Alhafidz Kurniawan berjudul Doa Bulan Sya'ban pada Selasa (20/1/2026).


Ada sejumlah doa yang dianjurkan pada bulan Syaban. Pertama, doa panjang umur yang diniatkan supaya bisa terus beribadah kepada Allah, memperbanyak amal baik, memberikan manfaat kepada sesama makhluk Allah terutama di bulan Ramadhan. 


Doa yang diucapkan bisa mengikuti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw sebagaimana riwayat hadits berikut: 


كَانَ إِذَا دَخَلَ رَجَبَ قَالَ اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ 


Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhan


Artinya, “Jika masuk bulan Rajab, Rasulullah berdoa, ‘Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Sya‘ban. Sampaikan kami ke Bulan Ramadhan."


Redaksi dalam Musnad Imam Ahmad sedikit berbeda: Diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, bahwa Nabi SAW apabila masuknya bulan Rajab, Nabi Muhammad saw bersabda:


كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ، قَالَ: "اللهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ". وَكَانَ يَقُولُ: " لَيْلَةُ الْجُمُعَةِ غَرَّاءُ، وَيَوْمُهَا أَزْهَرُ".


Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa barik lana fi Ramadhan


Maksudnya: “Ya Allah, Kau berkatilah kepada kami pada bulan Rejab dan Sya’ban dan Kau berkatikanlah kepada kami pada bulan Ramadhan”. Baginda SAW bersabda lagi: “Malam Jumaat adalah mulia dan harinya terang benderang”. [Musnad Imam Ahmad, Nomor Hadits 2228).


Kedua, doa diberikan rasa aman untuk kekhusyukan dalam beribadah dan berbuat baik. Daripada itu, doa ini perlu dilakukan dan diperbanyak di bulan Syaban. Berikut lafal doa yang dimaksud.


اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيطَانِ، وَرِضوَانٍ مِنَ الرَّحمَنِ


Allahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani


Artinya: "Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat rida Allah (Ar-Rahman)." (HR. Al-Baghawi dalam Mu'jam Ash-Shahabah, sanadnya sahih).


Ketiga, doa taubat. Bulan Syaban merupakan waktu terbaik untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan penuh berkah. Oleh karenanya, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, alangkah baiknya melakukan taubat. 


Taubat adalah langkah utama jalan menuju Allah menurut ilmu tasawuf. Salah satu doa yang bisa diucapkan ketika bulan Syaban yaitu:


Karena bulan Syaban merupakan bulan pengampunan dosa, maka doa-doa taubat pun menjadi penting dibaca.


اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ


Allahumma inni dhalamtu nafsi dhulman katsira, wa laa yaghfirudz dzunuba illa Anta. Faghfir li maghfiratan min 'indika. Warhamni innaka Antal Ghafurur Rahim


“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan banyak kezaliman. Tidak ada seorang pun yang mampu mengampuni dosa selain Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu. Sungguh! Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”


Doa-doa di atas bisa dipanjatkan di berbagai waktu, khususnya waktu tertentu seperti di sepertiga malam, di pagi hari, sore hari, setelah shalat lima waktu, dan di antara dua khutbah.