Kemenhaj Belum Larang Umrah, Jamaah Diimbau Pilih Penerbangan Langsung
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:00 WIB
Jakarta, NU Online
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) belum mengeluarkan larangan perjalanan umrah ke Arab Saudi di tengah konflik yang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Pemerintah masih memantau perkembangan situasi keamanan dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan otoritas Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.
“Sampai hari ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan otoritas Saudi Arabia. Belum ada keputusan untuk mengimbau atau melarang perjalanan ke Saudi Arabia,” kata Dahnil dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Meski belum ada larangan, Kemenlu RI dan Kemenhaj mengimbau jamaah umrah Indonesia untuk memilih penerbangan langsung (direct flight) menuju Madinah atau Jeddah.
Menurut Dahnil, imbauan tersebut merupakan langkah antisipasi agar perjalanan jamaah menuju Tanah Suci tetap memperhatikan aspek keselamatan di tengah perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Ia juga menyampaikan bahwa otoritas Kerajaan Arab Saudi menyatakan kondisi di negara tersebut aman bagi jamaah umrah.
Dahnil berharap seluruh pihak yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah dapat menahan diri dan menghindari perang terbuka yang berpotensi merugikan banyak pihak.
“Kami berharap semua pihak di Timur Tengah menahan diri, jangan terjebak dengan perang terbuka yang justru akan merugikan semua pihak,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa konflik yang meluas di kawasan tersebut berpotensi berdampak terhadap pelaksanaan ibadah umat Islam di Tanah Suci, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Karena itu, koordinasi antarpemerintah dan pemantauan situasi keamanan perlu terus dilakukan untuk memastikan perjalanan jamaah umrah Indonesia tetap memperhatikan aspek keselamatan.