Nasional

Kiai Ahsin Kembali Emban Rais Majelis Ilmi JQHNU

Sabtu, 14 Juli 2018 | 18:54 WIB

Karawang, NU Online 
KH Ahsin kembali mengemban Rais Majelis Ilmi Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz Nahdlatul Ulama pada Kongres kelima yang berlangsung di Pondok Pesantren Ashiddiqiyyah 3, Karawang, Jawa Barat, Ahad (15/7). 

Kiai yang bernama lengkap Ahsin Sakho Muhammad mengemban amanat itu sejak 2002 mendampingi Ketua Umum KH Muhaimin Zen. Namun pada saat itu, statusnya ditunjuk oleh para pakar Al-Qu’an di antaranya oleh KH Said Aqil Munawwar dan disetujui Ketua Umum PBNU saat itu KH Hasyim Muzadi. 

Kemudian pada 2007 JQHNU mengadakn kongres di Palembang. Kiai Ahsin dipilih langsung oleh peserta kongres mendampingi KH Muhaimin Zen. Hal sama kembali terulang pada kongres keempat di Pontianak pada 2012. 

Namun, pada kongres kelima di Karawang ini, Kiai Ahsin Sakho sebetulnya tidak mencalonkan diri. Begitu pula KH Muhamaimin Zen. Namun, pada pemilihan secara langsung, peserta tetap memilih Kiai Ahsin dengan 24 suara. Padahal ia tidak tampak di tengah-tengah forum. 

Kiai Ahsin merupakan salah satu pakar Al-Qur’an yang dimiliki Indonesia saat ini. Ia merupakan doktor di bidang ilmu langka, yaitu qira’ah syab’ah. Di samping mengajar di pesantren, ia juga pernah jadi Rektor IIQ dan dosen ilmu Al-Qur’an di UIN Jakarta. (Abdullah Alawi)
 


Terkait