Rembang, NU Online
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin menjelaskan, pengurus yang ada di jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu hanyalah ‘sopir’, sedangkan yang memiliki NU itu adalah para kiai yang ada di daerah-daerah karena mereka lah yang mengurusi langsung warga NU.
“Pengurus struktural NU itu hanya sopir, yang punya adalah kiai-kiai (kultural yang ada di daerah-daerah),” terang Kiai Ma’ruf.
Hal tersebut disampaikan Kiai Ma’ruf saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim Nasional Alim Ulama Nusantara di Pondok Pesantren Al Anwar Rembang, Kamis (16/3).
Maka dari itu, kata Kiai Ma’ruf, pengurus struktural NU mengadakan silaturahim ke berbagai daerah untuk mendapatkan masuka-masukan terkait dengan NU. “Bukan hanya (silaturahim) ke kiai struktural, tetapi juga ke kiai-kiai kultural,” paparnya.
Kiai Ma’ruf juga mengatakan, salah satu tugas NU adalah mengorganisasikan jamaah. “Ada banyak jamaah yang amaliyahnya NU, tapi (mereka) belum NU. Itu yang menjadi tugas kita, mengorganisasikannya,” cetus Kiai asal Tanara tersebut.
Sementara itu, Mustasyar PBNU KH Tholhah Hasan berharap agar NU bisa menjadi organisasi yang kuat, dan mampu mempengaruhi bangsa dan umat Islam Indonesia. “Semoga apa yang dikembangkan NU ini bisa kita jaga,” harapnya.
Dengan terlaksananya acara ini, ia berpesan agar para kiai bisa saling mengingatkan tugasnya masing-masing. “Semoga pertemuan ini bisa saling mengingatkan tugas-tugas kita masing-masing para ulama,” tutur alumni pesantren Tebuireng ini.
Selain kiai-kiai sepuh NU, acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Rembang Moch Salim dan Kapolres Rembang Sigiarto. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)