Nasional

Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau

Selasa, 9 Juni 2026 | 19:30 WIB

Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau

Logo Munas dan Konbes NU 2026. (Ilustrasi: NU Online/Aceng Darta)

Jakarta, NU Online

Ketua Organizing Committee (OC) Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026, Saifullah Yusuf, mengatakan bahwa kegiatan yang akan digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, akan dihadiri lebih dari 500 peserta dan peninjau.


“Iya, insyaallah dihadiri lebih dari 300 peserta. Dengan peninjau, jumlah keseluruhannya diperkirakan lebih dari 500 orang,” kata Gus Ipul saat ditemui NU Online di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (9/6/2026).


Menurutnya, panitia terus mematangkan berbagai persiapan teknis, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.


“Jadi ini memerlukan koordinasi yang baik,” ujarnya.


Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada Pesantren Al-Falah Ploso yang dinilainya telah melakukan persiapan secara matang sehingga memudahkan PBNU dalam melakukan koordinasi.


“Kami berterima kasih kepada Pesantren Al-Falah Ploso yang telah melakukan persiapan cukup matang sehingga kami di PBNU lebih mudah untuk melakukan koordinasi,” jelasnya.


Selain aspek teknis, panitia juga memberi perhatian khusus pada faktor keamanan. Sebab, peserta Munas dan Konbes terdiri atas para ulama serta pengurus PWNU dari berbagai daerah.


“Tentu di samping hal-hal yang kami sebutkan tadi, yang juga penting adalah soal keamanan karena pesertanya terdiri dari para ulama dan PWNU, sementara ada jarak antara lokasi akomodasi dan tempat permusyawaratan,” ujarnya.


Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan bahwa pelaksanaan Munas dan Konbes merupakan bagian dari tahapan menuju Muktamar NU yang akan digelar pada Agustus mendatang.


“Prinsipnya, sesuai keputusan PBNU, kita melaksanakan Munas dan Konbes menuju Muktamar pada bulan Agustus yang akan datang,” katanya.


Karena itu, ia mengajak seluruh PCNU dan PWNU mempersiapkan diri agar forum permusyawaratan tersebut dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas bagi perjalanan organisasi.


“Kami mengajak seluruh cabang dan wilayah berfokus mempersiapkan diri agar permusyawaratan sebagai forum tertinggi di jam’iyah NU bisa menghasilkan keputusan berkualitas yang mampu menggerakkan jam’iyah ini untuk berperan pada abad keduanya,” tuturnya.


Gus Ipul juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang terus melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan berbagai upaya bersama menjelang pelaksanaan Munas dan Konbes yang tinggal menghitung hari.


“Saya sebagai ketua panitia berterima kasih kepada jajaran panitia yang telah melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan usaha bersama untuk menyukseskan Munas dan Konbes yang waktunya tinggal 10 hari lagi,” tegasnya.


Sementara itu, Koordinator Keamanan Munas-Konbes NU, Addin Jauharuddin, mengatakan pihaknya telah menggelar sejumlah rapat internal untuk mematangkan pengamanan kegiatan. Personel yang akan diterjunkan berasal dari Barisan Ansor Serbaguna, Pagar Nusa, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, serta Garda Fatayat.


“Pada prinsipnya kami sudah melakukan rapat internal beberapa kali. Seluruh tim yang diperbantukan dari Banser, Pagar Nusa, Satgas IPNU-IPPNU, dan Garda Fatayat sudah siap membantu melancarkan agenda Munas dan Konbes ini,” ujarnya.


Ia menegaskan seluruh unsur pengamanan akan bekerja dalam satu komando untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.


“Prinsipnya satu komando, siap melancarkan dan memastikan tidak ada gangguan apa pun di lapangan selama acara berlangsung,” pungkasnya.