Nasional

PP Muslimat NU Sosialisasikan Program MUSTIKA MESEM, Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Selasa, 21 Juli 2026 | 20:00 WIB

PP Muslimat NU Sosialisasikan Program MUSTIKA MESEM, Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Muslimat NU bekerja sama dengan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) menyelenggarakan kegiatan edukasi gizi. (Foto: dok Muslimat NU)

Bandung Barat, NU Online

Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU menggelar sosialisasi dan pengukuhan Program Ibu MUSTIKA MESEM (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), penyaluran donasi untuk pondok pesantren yang membutuhkan, serta kampanye peduli lingkungan hidup sehat di Aula Kantor Bupati Bandung Barat, Selasa (21/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Muslimat NU dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui pemberdayaan perempuan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.


"Program MUSTIKA MESEM merupakan salah satu dari tiga program Mustika yang diluncurkan PP Muslimat NU pada Kongres Ke-18 tahun 2025," demikian keterangan PP Muslimat NU yang diterima NU Online.


Kegiatan ini diikuti sekitar 70 kader Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU serta menggandeng PT Paragon Technology and Innovation melalui merek Wardah sebagai mitra strategis.


Program MUSTIKA MESEM dirancang untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan keluarga, penguatan budaya berbagi, bantuan kepada pondok pesantren yang membutuhkan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.


"Program ini juga menjadi bentuk dukungan Muslimat NU terhadap berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," demikian keterangan tersebut.


Sebagai organisasi perempuan dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, Muslimat NU terus mengoptimalkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui ribuan pengurus, lembaga pendidikan, layanan kesehatan, majelis taklim, koperasi, dan berbagai unit pelayanan sosial, Muslimat NU berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program yang berkelanjutan.


Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, memberikan perhatian besar terhadap penguatan program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.


Melalui Program MUSTIKA MESEM, Muslimat NU diharapkan semakin memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak kesejahteraan keluarga sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri.


Sementara itu, Ketua PP Muslimat NU, Arifah Choiri Fauzi, menegaskan bahwa Program MUSTIKA MESEM merupakan bentuk nyata khidmah Muslimat NU kepada masyarakat.


Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya pemberdayaan keluarga, kepedulian terhadap sesama, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup melalui gerakan yang berkelanjutan.


Ketua Pelaksana Program mewakili Tim Pusat PP Muslimat NU, Asna Nelly Wahid, memimpin sesi demonstrasi produk Wardah yang bertujuan memberikan edukasi mengenai perawatan diri yang aman, halal, dan berkualitas sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan Muslim.


Kehadiran Wardah memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan kapasitas perempuan Indonesia.


Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi Program MUSTIKA MESEM, pengukuhan Ibu MUSTIKA MESEM Muslimat NU, pemaparan petunjuk teknis program, demonstrasi produk Wardah, penyaluran donasi kepada pondok pesantren yang membutuhkan, kampanye penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), serta edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.


Melalui program ini, PP Muslimat NU berharap semakin banyak kader perempuan yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi keluarga, kepedulian sosial, serta pelestarian lingkungan.


Kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk Wardah, diharapkan mampu memperluas manfaat program sehingga dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.


"PP Muslimat NU juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan umat," demikian keterangan PP Muslimat NU.