Mantan Presiden AbdurrahmanWahid (Gus Dur) dinilai pemimpin yang mampu melibatkan partisipasi masyarakat dalam mengambilan kebijakan pemerintah.
"Sebetulnya zaman Gus Dur sudah memulai dengan partisipasi publik. Tiap keputusan dilontarkan dulu ke masyarakat," kata pengamat pendidikan dari Perguruan Taman Siswa, Darmaningtyas di Jakarta, Jumat (30/5).<>
Meskipun kemudian menimbulkan hiruk pikuk di masyarakat, kata Darmaningtyas, cara yang ditempuh Abdurrahman Wahid tetap lebih baik.
"Karena masyakat tahu keputusan apa yang akan diambil," kata dia saat dimintai pendapat mengenai timbulnya sikap pesimis masyarakat terhadap rencana pemerintah menggulirkan bantuan khusus mahasiswa miskin.
Menurut Damaningtyas, bukan hanya pada program bantuan khusus mahasiswa itu yang mendapat tanggapan pesimis, melainkan sejumlah kebijakan lain yang ditempuh pemerintahan saat ini.
"Pemerintah yang sekarang sekarang tidak belum melibatkan partisipasi masyarakat," kata Darmaningtyas. (okz/dar)