Warta

NU Ditakdirkan sebagai Ormas Berwawasan Global

Rabu, 1 Juli 2009 | 21:12 WIB

Sukabumi, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) sejak lahir telah ditakdirkan sebagai ormas Islam yang berwawasan global. Bukan hanya faktor-faktor dinamika global saat itu saat yang memengaruhi kelahiran NU, namun falsafah globalisasi diinternalisasi NU secara jam’iyyah. Makanya logo yang diambil NU pun berupa bola dunia, yang mengartikan semangat untuk memberikan kemaslahatan bagi kehidupan di muka bumi.

Hal tersebut diungkapkan oleh KH Ma’ruf Amin saat memberikan tausiah pada forum Muskerwil II PWNU Jawa Barat di Sukabumi, Rabu (1/7)<>.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini, NU sejatinya sebagai gejala global bukan lokal seperti yang dipersepsikan banyak orang sementara ini. Komite Hijaz yang menjadi cikal bakal lahirnya NU merupakan respon atas tindakan sewenang-wenang pihak Kerajaan Arab Saudi dan penganut faham Wahabiah yang tidak toleran terhadap prasasti bersejarah dunia Islam.

“Sejak lahir hingga sekarang NU selalu berpikir dan bertindak untuk kepentingan umat manusia alam pengertian luas. Karna itu, NU menganut dan mengembangkan faham triologi ukhuwwah berupa ukhuwwah islamiyyah, ukhuwwah wathoniyyah dan ukhuwwah basyayariyyah,” katanya.

Selain berwawasan global, menurutnya, NU juga memegang teguh prinsip moderat. Dalam banyak hal NU selalu moderat, tidak bergerak ke kiri maupun ke kanan. Karena itu menurut Ma’ruf berbagai faham pemikiran yang berkembang yang kurang mencerminkan ajaran NU perlu disikapi secara cermat dan kritis. Gejala liberalisasi yang tumbuh subur di kalangan anak muda NU harus disikapi bersama, agar hal itu tidak menggerus faham dan akar tradisi warga NU. (hir)


Terkait