Warta

Patriotisme Santri Tak Kenal Padam

Sabtu, 13 Juni 2009 | 04:19 WIB

Jakarta, NU Online
Patriotisme bela negara, jiwa pengabdian dan persatuan tak pernah padam di kalangan para santri karena ikatan moralitas santri dan pengasuhnya di pondok pesantren sangat kuat.

Penanaman nilai akhlakul karimah yang menjadi tradisi pesantren demikian kuat dan hal tersebut merupakan modal peningkatan patriotisme. Demikian dikatakan Dirjen Pendidikan Islam Mohammad Ali di Jakarta, Jumat (11/6) dalam keterangan pers penyelenggaraan Perkemahaan Pramuka Santri Nusantara 2009.<>

Perkemahan santri akan digelar di Bumi Perkemahan Letjen (purn) DR (HC) H. Mashudi, Sumedang, Jawa Barat pada 15-20 Juni mendatang. Rencananya program ini akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun panitia berkelit, kegiatan itu tak ada kaitan dengan dukung-mendukung capres atau cawapres tertentu . Jika Presiden hadir maka hal itu tak ada kaitannya dengan situasi kampanye Pilpres.

"Ini bukan ajang kampanye, karena kegiatan tiga tahunan itu sudah merupakan agenda yang dipersiapkan sejak lama," kata Ketua Panitia Penyelenggara H. Choirul Fuad Yusuf.

Terkait dengan kegiatan PPSN itu sendiri, menurut Dirjen Pendis, kegiatan ini diikuti 5.923 Pramuka dari berbagai daerah. Termasuk dari luar negeri: Malaysia, Brunai, Singapura, Thailand dan Amerika Serikat.

Tujuan PPSN itu sendiri adalah menumbuhkembangkan kesadaran bela negara di kalangan para santri, mewujudkan Tri Satya dan Dasa Dharma anggota gerakan Pramuka dan ikut membangun masyarakat. (sam)


Terkait