Ratusan Siswa MI Demo Tolak Pendirian Pabrik Perakitan Baja
Kamis, 25 Februari 2010 | 11:38 WIB
Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Suriyah Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, berunjukrasa menolak pendirian pabrik perakitan baja ringan yang berada tepat disamping sekolahnya, Kamis (25/2) pagi (25/2). Keberadaan pabrik meresahkan dan dinilai mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.
Sekitar seratus siswa berdemo mendatangi lokasi pabrik di selatan sekolah. Mereka didampingi guru, membawa puluhan poster bertuliskan tuntutan. Atas aksi itu, tim gabungan Satpol PP Pemkab Brebes dan Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) sidak ke lokasi pabrik untuk pengecekan ijin usaha. Sebab, di lokasi lahan pabrik sudah berdiri beberapa tiang bangunan yang terbuat dari besi baja.<>
"Tutup pabrik, tutup pabrik, tutup pabrik," teriak ratusan siswa MI sambil mengangkat poster yang dibawanya.
Kepala Sekolah MI Suriyah Desa Pebatan, Dian Rahmawati mengatakan, rencana pendirian pabrik sudah lama didengar dari pemilik lahan. Keberadaanya telah meresahkan warga dan para orangtua murid karena berada disamping sekolah. Jika pabrik beroperasi akan menimbulkan suara bising yang menganggu belajar siswa.
Pihak sekolah sebenarnya sudah mengutus delegasi kepada pemilik untuk mempertanyakan pendirian pabrik tersebut. Namun, tidak ada respon sehingga secara spontan siswa dan guru protes. Padahal, MI sudah berdiri sejak tahun 1944.
"Pihak pabrik tidak pernah berkomunikasi dengan sekolah. Yang jelas, kalau untuk pabrik baja ringan kami dari sekolah keberatan," tandasnya seperti dilansir Suara Merdeka Online.
Kasi Penegakkan Peraturan Daerah dan Operasional Abdul Ghofir menjelaskan, dari hasil pengecekan diketahui pendirian pabrik belum mengantongi ijin apapun. Karena itu, pihaknya langsung memerintahkan pekerjaan pembagunan dihentikan.
Pemilik pabrik H Zamhari mengungkapkan, dilahan miliknya itu tidak akn dibangun untuk pabrik perakitan baja, melainkan toko meubel. Itu pun baru sebatas rencana. Adapun tiang penyangga yang telah didirikan itu hanya memanfaatkan sisa bahan besi baja agar tidak berkarat. (min)