Jember, NU Online
Dua puluh enam Kepengurusan Anak Cabang (Ancab) Muslimat NU se-Kabupaten Jember akan menggelar konferensi menyusul habisnya masa kepengurusan Ancab yang ada. Menurut salah seorang pengurus Muslimat NU Jember, Wiwik Masrukhah, jadwal konferensi Ancab dimulai 5 September dan berakhir 25 Januari 2015.<>
Dari 26 Ancab yang ada, 80 persen sudah menggelar konferensi, dan sudah terbentuk kepengurusan baru. “Ya, saya lihat teman-teman di Ancab sangat antusias menggelar konferensi, karena selain memilih pengurus baru, konferensi juga menyusun agenda-agenda lima tahun berikutnya,” tukas Wiwik saat menghadiri konferensi Ancab Muslimat NU Panti, kemarin (4/12).
Wiwik menambahkan, Muslimat NU ke depan titik tekannya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebab, selama ini biang pemberdayaan masyarakat masih kurang mendapat perhatian. Dikatakannya, Muslimat NU dengan seluruh jaringanya di tingkat Anak Cabang dan Ranting sesungguhnya mempunyai potensi ekonomi yang besar, namun kurang dimaksimalkan.
“Nah, kami kedepan bermimpi untuk mencoba memberdayakan ekonomi muslimat NU dengan menjadikan Ancab sebagai penggerak di tingkat kecamatan. Kami akan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak lain untuk mengadakan pelatihan, misalnya,” jelasnya.
Kendati demikian, kata Wwik, isu-isu kekinian soal keagamaan juga menjadi perbincangan dalam konferensi di sejumlah Ancab Muslimat NU. Misalnya soal Islam aliran keras yang saat ini begitu agresif bergerak di masyarakat, dan cukup mengancam keberlangsungan faham Aswaja.
“Ibu-ibu muslimat juga sepakat untuk membentengi diri dan umat dari pengaruh paham-paham yang tidak benar itu,” ucap Wiwik, yang ditugaskn untuk memantau Konferensi Ancab Muslimat NU itu. (Aryudi A. Razaq/Anam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
4
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua