Jombang, NU Online
Sedekah dapat menghilangkan balak. Mungkin kalimat itu sedikit mewakili gebrakan sejumlah pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang, Jawa Timur gencar menyosialisasikan terkait gerakan bersedekah di berbagai kesempatan.
Terbaru, beberapa perwakilan pengurus LAZISNU Jombang menyosialisasikan tentang gerakan bersedekah itu bertepatan pada acara pengajian rutin Rabu Wage bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Gudo di wilayah setempat.
"Sosialisasi gerakan Gudo bersedekah di pengajian rutin Rabu Wage bersama MWCNU dan PAC Muslimat NU Gudo," kata Ketua PC LAZISNU Jombang, Ahmad Zainudin kepada NU Online, Rabu (28/2).
Gerakan bersedekah ini diwujudkan dengan pembagian sejumlah kaleng yang biasa disebut dengan 'kaleng sedekah' yang sudah disediakan pengurus LAZISNU kepada para jamaah (warga NU).
Dengan kesadaran pentingnya bersedekah, setiap warga NU akan mengisi kaleng tersebut dengan nominal uang yang tak ditentukan. Kaleng sedekah itu juga bisa kapan saja diisi sesuai keinginan pemiliknya.
Pria yang kerap disapa Gok Din ini memaparkan, sosialisasi gerakan bersedekah pada kesempatan itu, setidaknya 3500 'kaleng sedekah' siap dijalankan oleh Upzis MWCNU Gudo dan 11 UpzisNU ranting.
Rinciannya Upzis Pucangro 1000 kaleng, Upzis Sepanyul 500 kaleng, dan Upzis Mejoyo Losari 450 kaleng. "Kemudian Upzis di daerah lain rata-rata 100 sampai dengan 200 kaleng," ujar dia sembari merinci. (Syamsul Arifin/Fathoni)