Jember, NU Online
Ketua PCNU Jember, Jawa Timur KH Abdullah Syamsul Arifin menegaskan bahwa para ulama dan umat Islam sudah merasa nyaman dengan bentuk negara Indonesia saat ini. Namun jika ada pihak-pihak yang merasa gerah dengan bentuk negara Indonesia (NKRI), sehingga berpikiran untuk mengubahnya dengan negara agama, itu sejatinya tidak paham dengan tujuan Islam.
“Islam tidak pernah menganjurkan untuk membentuk negara agama. Cuma yang penting warga di negara tersebut dapat melaksanakan ajaran agamanya dengan bebas, aman dan damai,” tukasnya saat menjadi nara sumber dalam acara DIAGRA (dialog agama via udara) di masjid Jamik Al-Baitul Amin, Jember, Jawa Timur, Kamis (9/5).
Menurutnya, para ulama tidak pernah mempersoalkan bentuk negara. Namun yang penting negara memberikan jaminan kepada setiap pemeluk agama untuk mengktualisasikan dan mengamalkan ajaran agamanya serta menjadikan agama sebagai ruh dalam konstruksi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Negara tersebut tak lain adalah Indonesia,” lanjutnya.
Dalam konteks keindonesiaan, negara dan agama dalam posisi yang saling membutuhkan. Gus Aab, sapaan akrabnya, lalu menukil kata-kata Imam Al-Ghazali bahwa agama dan negara bagaikan dua saudara kembar yang tidak sempurna salah satunya kecuali dengan yang lain.
“Negara butuh agama, dan agama butuh negara. Jadi hubungannya dibangun dalam konteks simbiosis mutualisme. Penjelasannya, negara butuh agama sebagai inspirasi dalam membangun pilar-pilar negara seperti konsep syura, ‘adalah, egaliter dan sebagainya,” urainya. (Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
Terkini
Lihat Semua