Jakarta, NU Online
Sejumlah pedagang di Pasar Senen Jakarta Pusat akan dipindahkan sementara waktu menyusul rencana Pemda DKI bersama PD Pasar Jaya membangun pusat perbelanjaan Senen City yang akan dimulai Oktober mendatang.
Beberapa pedagang yang dipindahkan mengaku khawatir akan bernasib sama dengan para pedagang di pasar Tanah Abang. “Jangan-jangan malah nggak bisa dagang karena harga kiosnya mahal. Itu cerita lama,” kata Turmudzi (36), seorang pedagang pakaian ditemui NU Online, Rabu (5/7).
Senen City direncanakan akan menjadi satu kawasan terpadu yang meliputi Pasar Senen, Terminal Bus Senen dan Stasiun KA Senen. Pembangunan kawasan tersebut melibatkan tiga perusahaan badan usaha milik daerah, yakni PD Pasar Jaya, PT Pembangunan Jaya, dan PT Jakarta Realtindo yang tergabung dalam PT Patungan Jaya Grup.
Para pedagang yang dipindahkan meminta kepastian waktu kapan pembangunan itu dilaksanakan sehingga mereka berkesempatan membenahi dagangannya. “Jadi setelah dipindahkan ke tempat sementara, kami bisa kembali lagi mendapat tempat dagang yang baru dan dengan biaya yang layak,” kata Turmudzi.
"Kita siap saja dipindah untuk pembangunan itu asal tempat penggantinya juga jelas. Soalnya sekarang kalau hujan banyak tempat yang banjir," tambah salah seorang pedagang barang pecah belah di Blok II, sembari memintah para pedagang lama mendapatkan prioritas tempat dagang baru. (nam)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
5
Keracunan MBG Berulang, P2G Minta Kepala BGN Mundur dan Program Dihentikan
6
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
Terkini
Lihat Semua